Direktur Perumda Delta Tirta Sidoarjo Dwi Hary Soeryadi menyebutkan bahwa kendala utama yang dihadapi perusahaan adalah dalam proses Pengadaan Barang/Jasa (PBJ). Proses pemasangan jaringan air bersih dilakukan melalui pihak penyedia jasa yang ditunjuk. “Saat dilelang pertama kali, ternyata tidak ada pihak yang berminat untuk mengambil proyek tersebut. Namun, setelah dilakukan lelang ulang, beberapa pihak mengajukan minatnya,” katanya.
Meskipun terdapat tantangan dalam proses PBJ, Perumda Delta Tirta Sidoarjo tidak menolak pengajuan pemasangan air PDAM dari masyarakat. Jumlah pemohon per harinya bervariasi, mulai dari 0 hingga 100 orang. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan akses air bersih di wilayah Sidoarjo.
Dalam upaya mencapai target yang telah ditetapkan, Perumda Delta Tirta Sidoarjo berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi dalam proses PBJ. Direktur Perumda Delta Tirta Sidoarjo juga mengajak pihak terkait untuk bekerja sama guna mempercepat proses pemasangan jaringan air bersih dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dengan demikian, diharapkan Perumda Delta Tirta Sidoarjo dapat mencapai target pemasangan 20.000 sambungan air bersih pada tahun ini, sehingga masyarakat Sidoarjo dapat menikmati akses air bersih yang lebih baik dan terjamin. (nis/vga) Editor : Vega Dwi Arista