Seperti yang dilakukan oleh siswa Pramuka SDN 3 Pucang. Mereka berkumpul untuk menjalankan latihan yel-yel Pramuka menjelang perlombaan yang akan mereka ikuti. Paseban dipilih karena tempatnya yang luas dan memang untuk umum.
Selain itu, Paseban juga terletak di pusat kota. Banyak dari masyarakat yang datang untuk berlatih tari, dance dan senam.
“Saya memilih untuk melatih siswa di sini (paseban, Red) karena tempatnya yang luas, teduh dan di tengah juga. Jadi mereka bisa latihan tanpa harus kepanasan,” ujar Wulan selaku pembina Pramuka SDN 3 Pucang
Namun, menurut Wulan, ada sejumlah sarana dan prasarana yang belum lengkap di paseban. Misalnya, kurangnya jumlah colokan listrik. Fungsinya untuk menyambung sound system ketika akan latihan.
“Sebagai fasilitas umum yang sering dikunjungi dan digunakan oleh masyarakat, dibutuhkan kepekaan maupun kesadaran untuk menjaga fasilitas ini secara bersama-sama. Karena masih banyak ditemukan sampah bekas makan atau minum yang berserakan di lantai paseban,” ucapnya. (ads/vga) Editor : Vega Dwi Arista