Ruas jalan dengan panjang sekitar 10 km itu sudah masuk dalam perencanaan peningkatan jalan pada semester pertama tahun 2023. Pada awal Januari lalu telah dilakukan perbaikan-perbaikan. Namun karena curah hujan yang tinggi menyebabkan jalan kembali rusak.
Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Sumber Daya Air Sidoarjo dalam waktu dekat akan memperbaiki jalan yang sering dilewati kendaraan berat tersebut. Pekerjaan baru dilakukan setelah musim hujan mereda. Jika dikerjaan pada Februari maka potensi kerusakannya kembali masih tinggi. Pengerjaan paling cepat dilakukan pada Maret.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menyampaikan, perbaikan dan peningkatan jalan di sejumlah ruas jalan kabupaten rata-rata dimulai pada Maret. Menunggu musim hujan reda. Ia mengaku masih banyak pekerjaan rumah terutama penanganan jalan rusak dan berlubang yang masuk dalam prioritas perbaikan. Salah satunya adalah Jalan Lingkar Timur.
“Mudah-mudahan hujan sudah mereda. Termasuk juga perbaikan dan peningkatan jalan di sejumlah ruas lainnya juga bisa segera mulai dikerjakan,” jelas Gus Muhdlor sapaannya.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan karena jalan rusak. Seperti di Kureksari Waru, Banjarsari Buduran, Jalan Lingkar Timur, dan sejumlah ruas jalan lainnya.
“Pekerjaan rumah masih banyak yang harus dikebut salah satunya peningkatan jalan. Harapannya semua jalan kabupaten tidak lagi ada yang rusak atau berlubang, ini yang sedang kita upayakan. Mohon bersabar karena pos anggaran untuk jalan beton setiap tahun kita tingkatkan agar target jalan beton antardesa dan kecamatan bisa segera rampung,” ungkapnya.
Sementara itu Plt Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Rizal Asnan menjelaskan, perbaikan dan peningkatan jalan bisa segera dilakukan karena tidak menunggu proses lelang. Pihaknya akan melakukan proses pengerjaannya dengan sistem e-katalog.
Selain itu, lanjut Rizal, perbaikan jalan berlubang di beberapa titik di Lingkar Timur sudah dilakukan pada awal tahun namun rusak lagi karena curah hujan tinggi.
“Anggaran yang telah disiapkan untuk peningkatan Jalan Lingkar Timur Rp 5 miliar, prosesnya tidak melalui lelang tapi e-katalog,” jelasnya. (far/vga) Editor : Vega Dwi Arista