Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Perajin Pernak-pernik Aksesoris Asal Suko, Tembus Pasar Ekspor hingga Amerika

Vega Dwi Arista • Selasa, 21 Februari 2023 | 02:19 WIB
TETAP PROKES: Penumpang di Bandara Internasional Juanda mulai mengalami peningkatan.
TETAP PROKES: Penumpang di Bandara Internasional Juanda mulai mengalami peningkatan.
SIDOARJO - Aksesoris menjadi salah satu barang yang digandrungi oleh kaum hawa. Misalnya bros, kalung, tas, tali masker dan gelang tangan. Salah satu pembuat aksesoris asli buatan tangan itu di antaranya Tiwung Dian Ekawati.

Meskipun sudah memasuki umur 60 tahun, wanita yang berdomisili di Perumahan Bumi Suko Indah itu tetap gigih dan semangat membuat aksesoris. Ia merintis usaha sudah sejak 2007. Dan ikut pameran mulai 2008. Aksesoris yang dijual oleh Dian memiliki beragam bentuk dan jenis.

Ia memilih menggunakan kawat tembaga asli untuk membuat aksesoris yang akan dibentuk atau dililitkan untuk menjadi hiasan. Dari hasil lilitan kawat tersebut, ditambahkan pemanis. Berupa batu giok asli dari Tiongkok, batu alam atau mineral asli dari Banyuwangi, limbah pecahan kaca dan berberapa butiran mutiara asli yang didapatkannya dari Lombok Nusa Tenggara Barat.

Dengan menambahkan pemanis tersebut akhirnya membedakan aksesoris miliknya dengan yang biasa dijual di pasaran. “Kebanyakan pembeli minta yang begitu atau begini jadi nanti akan kita buatkan langsung sesuai yang diharapkan, tetapi saya juga membuka stan dan selalu sedia barang jika ada festival kerajinan,” ujarnya.

Untuk pemesanan bisa melalui online. Pengiriman paling jauh pernah ke Amerika, Belanda dan Norwegia.

“Tidak pernah kesusahan dalam proses pengiriman aksesoris karena sudah biasa dan pasti akan ditanggung oleh pembeli,” ucap penerima penghargaan UKM Inovatif dari Gubernur Jawa Timur itu.

Aksesoris yang dijual dibanderol dengan harga yang cukup variatif. Tergantung dari tingkat kesulitan dan bahan baku yang dipakai. Paling murah ada bros dengan harga Rp 5 ribu dan yang paling mahal bisa mencapai Rp 2 juta. (ads/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#Perajin Aksesoris #Suko #Ekspor #UMKM