Salah satu pengujung taman bermain, Neli mengatakan, dia sering mengajak anaknya bermain ke taman. Alasannya, jika anak-anak pergi ke area taman bermain, mereka bisa lebih mengeksplor keingintahuan yang tidak mereka dapat di rumah. Dia menyayangkan jika ada kerusakan di beberapa bagian permainan.
Kondisi arena taman bermain yang tak terawat juga bisa membahayakan bagi anak-anak. Berberapa kerusakan yang dapat dilihat seperti rusaknya karpet area bermain, lepasnya alat permainan dan prosotan yang berkarat. Padahal jika akhir pekan taman bermain menjadi area yang selalu ramai pengunjung.
Neli berharap Pemkab lebih memperhatikan lagi kondisinya. “Karena taman bermain sangat membantu para orang tua agar anak tidak terus-terusan bermain gadget,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Bahrul Amig mengatakan, pihaknya memang akan melakukan sejumlah perbaikan di beberapa titik RTH. Termasuk menyasar ke arena bermain anak.
Menurut dia, keberadaan RTH memang ditujukan sebagai sarana rekreasi murah dan dekat untuk masyarakat. Sudah sepatutnya fasilitas yang ada di dalamnya dijamin keamanan dan kebersihannya.
Namun memang anggaran yang disiapkan untuk perbaikan terbatas. “Kami bagi, sehingga perbaikannya bertahap,” pungkasnya. (ads/nis) Editor : Vega Dwi Arista