Kepala Rutan kelas I Surabaya, Wahyu Hendrajati mengatakan, bangunan Rutan yang telah ditata ulang tersebut kapasitasnya meningkat menjadi 400 WBP. Namun dapat dihuni hingga 1.200 orang.
"Kelebihan 200 persen. Rencana Januari sudah mulai ditempati," katanya kepada Radar Sidoarjo, Jumat (16/12).
Di samping itu, serah terima pertama dari kontraktor sudah dilakukan Jumat (16/12) siang. Tak hanya itu, gedung dan bangunan tersebut masih akan dilakukan proses pemeliharaan selama sekitar enam bulan.
Masa pemeliharaan akan dilakukan hingga 13 Mei 2023. Sebab serah terima tersebut sekaligus mengawali masa asuransi proyek yang dijanjikan oleh pihak kontraktor pelaksana selama 180 hari ke depan.
"Jadi 180 hari kalender kedepan menjadi masa asuransi proyek yang telah dibangun. Sehingga masih ada pengawasan dari pihak kontraktor pelaksana," terangnya.
Renovasi gedung dan bangunan tersebut meliputi beberapa blok. Di antaranya blok hunian A, B, dan kantor teknis. Sebelumnya direnovasi, kapasitas idealnya hanya 150 tahanan. Ketegori bangunannya termasuk bangunan khusus.
"Sehingga kami mengoptimalkan kualitas pembangunan blok hunian dan kantor teknis," jelasnya. (far/vga) Editor : Vega Dwi Arista