Sementara dari jumlah tersebut, sembilan parking stand untuk alokasi tiga pesawat berbadan lebar alias wide body. Sementara enam parking stand lainnya diperuntukkan untuk jenis pesawat berbadan sedang alias narrow body.
"Serta ditambah lagi dukungan dari Lanudal Juanda sebanyak delapan parking stand di apron militer," ujar General Manager Bandara Internasional Juanda Sisyani Jafar, Selasa (8/11).
Sehingga, lanjut Sisyani, total parking stand yang dialokasikan berjumlah 17. Tiga untuk wide body dan 14 untuk narrow body. Selain itu, pihaknya bersama seluruh stakeholder bandara berkomitmen memberikan pelayanan yang maksimal.
Tujuannya agar KTT G20 dapat berjalan dengan lancar. Selain penambahan parking stand, pihaknya memberikan penambahan jam operasional bandara menjadi 24 jam, serta dukungan teknis lainnya. Persiapan itu terus dimatangkan.
Sisyani menjelaskan, kedatangan pesawat delegasi akan dimulai pada 14 November mendatang. Pesawat dari negara peserta KTT G20 akan parkir di Bandara Internasional Juanda. "Hingga saat ini kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait," bebernya.
Pada Agustus lalu l, Tim Kemenkomarves sebagai panitia KTT G20 datang menyurvei ke Bandara Juanda. Mereka memastikan kesiapan Bandara Juanda dalam rangka mendukung event KTT G20 di Bali.
"Survei meliputi ketersediaan parking stand, kondisi landasan pacu atau runway, personel pengamanan serta fasilitas Damkar atau Airport Rescue and Fire Fighting," jelasnya. (far/vga)
Editor : Vega Dwi Arista