Selasa (1/11), Gus Muhdlor sapaannya menutup pelatihan tata rias salon dan barista di kantor Kecamatan Gedangan dan Waru. Ia juga menyerahkan bantuan alat rias dan barista.
Dia mengatakan, kegiatan pelatihan seperti ini menjadi komitmennya untuk menciptakan lapangan kerja baru. Komitmen itu juga untuk mengurangi angka pengangguran. Diungkapkannya, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Sidoarjo cukup tinggi sejak pandemi Covid-19. Angka itu yang kini sedang ia tekan melalui pelatihan kerja. Targetnya tercipta 100 ribu lapangan kerja baru di Sidoarjo yang menjadi satu dari 17 program prioritasnya.
"Kita punya komitmen yang kuat untuk menciptakan lapangan kerja baru agar angka pengangguran terbuka di Sidoarjo semakin menurun," ucapnya.
Oleh karenanya Gus Muhdlor meminta pelatihan seperti ini dapat diikuti dengan sungguh-sungguh oleh peserta. Ia juga meminta peserta pelatihan dapat mempraktikkannya langsung usai pelatihan. Dikatakannya, di era saat ini dibutuhkan keahlian untuk dapat memasuki dunia kerja. Salah satunya keahlian yang diperoleh lewat pelatihan seperti ini.
"Apapun pelatihannya akan percuma kalau tidak diterapkan atau diaplikasikan, keahlian apapun akan percuma kalau tidak dipraktikkan," pintanya. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista