Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dwijo Prawito mengungkapkan, angin kencang itu menimbulkan kerusakan pada sejumlah rumah maupun bangunan semi permanen milik warga. Di kecamatan Sidoarjo tercatat ada pohon tumbang di Desa Cemengkalang, Perumahan Puri Indah dan Perumahan Kahuripan Nirwana.
Kemudian di Kecamatan Tulangan ada 26 rumah warga di Desa Kedondong mengalami kerusakan. “Termasuk satu sekolah, gudang, dan satu warung warga,” terangnya, Rabu (12/10).
Kerusakan yang cukup banyak terjadi di Kecamatan Candi. Ada 20 rumah warga Desa Durung Banjar ditambah satu sekolah rusak. Kemudian 24 rumah warga dan satu sekolah di Desa Durung Bedug juga rusak.
“Langit gelap disertai hujan, kemudian genteng-genteng ikut terbang,” ucap Zakaria, warga Desa Durung Bedug.
Zakaria menambahkan, beruntung kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Selepas hujan reda, ia bersama keluarga dan tetangga juga langsung bergotong royong memperbaiki atap rumah.
Nampak tiga rumah yang berderet dengan Zakaria juga ikut mengalami kerusakan. Hingga Rabu siang, warga juga masih nampak memperbaiki atap rumah.
Di Kecamatan Krembung, angin kencang itu juga menyapu 31 rumah warga di Desa Kedung Sumur. Lalu 15 rumah warga, satu fasum dan dua sekolah di Desa Keper. Serta lima rumah warga di Desa Wangkal.
Untuk di Kecamatan Sukodono, angin kencang juga menyebabkan sembilan rumah warga di Desa Jumputrejo rusak. Kemudian satu tempat usaha di Desa Ganggang Panjang Tanggulangin juga rusak. Jika ditotal, sedikitnya ada 130 rumah warga rusak karena terdampak peristiwa itu.
Petugas BPBD Sidoarjo selepas kejadian juga langsung terjun ke lokasi. Saat ini petugas juga tengah berjibaku membantu warga. Termasuk memferivikasi kerusakan rumah-rumah warga berdasarkan laporan yang masuk.
Dalam sepekan ini sedikitnya sudah ada tiga kali angin kencang memporak-porandakan pemukiman warga di Sidoarjo. Kejadian sebelumnya adalah pada Minggu (9/10) yang merusak rumah warga di Kecamatan Krian. Kemudian peristiwa pada Selasa (4/10) lalu. Angin kencang berhembus di Kecamatan Wonoayu.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor juga sudah mengunjungi rumah warga Desa Durungbedug dan Desa Durungbanjar, Kecamatan Candi yang rusak akibat diterjang hujan deras dan angin kencang Selasa (11/10) sore.
Gus Muhdlor yang datang didampingi Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito memastikan semua rumah yang rusak mendapat bantuan perbaikan dari Pemkab Sidoarjo.
"Kita pastikan rumah yang segera rusak mendapat bantuan perbaikan dari Pemkab Sidoarjo," ujarnya, Selasa (11/10) malam.
Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo itu minta BPBD segera mendata rumah warga yang rusak termasuk sejumlah fasilitas umum seperti sekolah SDN Kedondong.
"Mulai malam kemarin sudah dilakukan pendataan. Penanganan darurat sudah dilakukan oleh BPBD dibantu perangkat desa setempat," imbuhnya. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista