Dari pantauan Radar Sidoarjo, Selasa (27/9), struktur beton utama jembatan itu sudah terpasang. Pekerja hanya tinggal membangun pagar jembatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengungapkan, perkiraannya sepekan lagi proyek dengan nilai kontrak Rp 839 juta itu bakal rampung. “Sudah sesuai jadwal,” tuturnya.
Saat ini pekerja hanya tingal menunggu pengeringan. Selepas itu tinggal merapikan jalan sehingga lebih bagus untuk dilintasi. Jembatan itu juga tidak perlu diuji coba, karena sudah dikur dan langsung bisa dilewati.
Jembatan itu bagian dari empat proyek jembatan yang tengah digarap Pemkab Sidoarjo. Jembatan lainnya ada di Jalan Raya Tropodo, kemudian Jembatan Desa Kraton Krian, dan Jembatan Durungbanjar Candi.
Menurut Dwi, pembangunan jembatan itu merupakan upaya Pemkab Sidoarjo untuk menghadirkan fasilitas publik yang layak kepada warganya. Sebelum diperbaiki, jembatan-jembatan itu cenderung sempit. Sehingga menghambat arus kendaraan yang melintas.
Dwi menguraikan, pembangunan jembatan di Desa Kraton Krian memang sempat molor. Salah satu kendalanya karena debit air yang cukup tinggi. Sehingga menghambat pemasangan pondasi. “Tapi sekarang sudah dikebut,” terangnya. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista