Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo Bangun Winarso membenarkan hal tersebut. Tahun depan tidak ada pembangunan puskesmas. Bahkan peningkatan puskesmas pembantu juga tidak ada. Anggarannya dialihkan untuk beberapa program prioritas lainnya.
Bangun menjelaskan, saat ini Sidoarjo memiliki 30 puskesmas yang tersebar di 18 kecamatan. Namun memang tidak semua kecamatan memiliki jumlah puskesmas yang sama. Jumlah tersebut memang tidak ideal. Paling tidak di satu kecamatan ada empat puskesmas.
Hanya saja, dia menjelaskan, membangun puskesmas bukan hal yang mudah. Sebab diperlukan beberapa kajian. “Serta melihat kesiapan lahan atau aset yang akan dibangun,” katanya.
Untuk itu, sembari menyiapkan hal-hal tersebut, anggarannya dialihkan untuk program pembangunan lainnya. Tahun depan Pemkab Sidoarjo akan fokus dalam membangun infrastruktur jalan. “Anggarannya disiapkan untuk membangun jalan beton dan Frontage Road,” imbuhnya.
Tahun ini, tiga puskesmas baru di Sidoarjo sudah mulai beroperasi. Yakni Puskesmas Wonokasian, Puskesmas Tambakrejo, dan Puskesmas Tarik 2. Selain itu juga ada peningkatan layanan puskesmas Urangagung yang sebelumnya merupakan puskesmas pembantu.
Bangun menyebutkan, layanan kesehatan masih menjadi program prioritas pemerintah. Namun pemenuhannya akan dilakukan secara bertahap. (nis/vga) Editor : Vega Dwi Arista