Total ada 50 unit rumah warga yang dibedah dari kucuran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini. Kemudian 15 rumah dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Dan 275 unit rumah berasal kucuran dana dari pemerintah pusat.
RTLH milik warga yang tersebar se-Sidoarjo itu sudah ada yang tuntas dan ada yang masih proses pengerjaan dan dalam tahap persiapan. Contohnya adalah sejumlah rumah warga di Desa Jatikalang, Kecamatan Prambon.
Rumah milik Satuin, adalah salah satu rumah warga Prambon yang bakal dibedah. Kondisi rumah milik pria 45 tahun itu juga cukup memprihatinkan. Rumah dengan ukuran 3x6 meter itu masih berdinding bambu.
Rumah beratap asbes itu juga hanya memiliki ruang tamu dan dapur. Untuk tempat tidur jadi satu dengan ruang tamu. “Kalau mandi ikut di rumah tetangga,” ucap pria yang sehari-hari sebagai kuli batu itu.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor juga menyempatkan untuk meninjau proses bedah rumah sejumlah warga Prambon itu, Kamis (22/9). Menurutnya, sejumlah rumah yang dibedah itu juga berasal dari usulan yang masuk ke Pemkab. “Kepala desa lain dipersilahkan untuk ikut aktif mengusulkan. Selama yang diusulkan adalah pantas,” katanya.
Alumnus Universitas Airlangga itu menambahkan, tahun depan program bedah rumah itu juga akan kembali digelar. Tentunya dengan jumlah yang ditingkatkan. “Kabupaten tidak tutup mata dan semaksimal mungkin membantu warganya,” imbuhnya. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista