"Banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk menguatkan ketahanan pangan bangsa ini. Menanam sorgum dan jagung adalah sala satu upaya yang dilakukan," ujar Muhdlor.
Adapun jenis bibit yang ditanam yaitu sorgum dan bibit jagung jenis hibrida F1 dengan menggunakan peralatan rotari etek dan tugel. Diketahui dari tiap bibit tersebut untuk tunggu hasil panennya bervariasi, antara 70 sampai dengan 100 hari.
Danmenbanpur 2 (Mar) Kolonel Marinir Firman Gunawan yang mewakili Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Suherlan mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian peringati hari jadi TNI AL ke-77 pada 10 September 2022. Sesuai dengan instruksi pimpinan TNI AL untuk memanfaatkan lahan kosong di wilayah kerjanya sekaligus untuk menunjang program ketahanan pangan nasional.
"Penanaman bibit sorgum tersebut merupakan pengembangan petani binaan Pasmar 2 Gedangan. Hal ini bisa menjadikan motivasi dan inspirasi bagi masyarakat lainnya yang berprofesi sebagai petani supaya terpacu untuk memanfaatkan lahan guna meningkatkan ketahanan pangan serta menghidupkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, Pasmar 2 Gedangan terus menjaga sinergi dengan pemerintah daerah guna meningkatkan penguatan kedaulatan pangan melalui sektor pertanian. Harapannya agar tercipta stabilitas ketahanan pangan yang cukup, baik di tingkat nasional maupun di daerah. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista