Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Pengurus PCNU Sidoarjo Dilantik, Zainal Abidin Minta Partisipasi Warga NU

Vega Dwi Arista • Jumat, 18 Februari 2022 | 03:09 WIB
SAH: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo periode 2021-2026 resmi dilantik di Gedung KBIH Rohmatul Ummah Jl. Monginsidi, Sidokumpul, Sidoarjo, Kamis (17/2).
SAH: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo periode 2021-2026 resmi dilantik di Gedung KBIH Rohmatul Ummah Jl. Monginsidi, Sidokumpul, Sidoarjo, Kamis (17/2).
SIDOARJO - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo periode 2021-2026 resmi dilantik di Gedung KBIH Rohmatul Ummah Jl. Monginsidi, Sidokumpul, Sidoarjo, Kamis (17/2).

Pengambilan sumpah pelantikan itu dilakukan langsung Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa.

Dalam sambutannya Ketua PCNU Sidoarjo KH. Zainal Abidin memohon partisipasi publik, khususnya warga NU dan para kiai untuk tak segan menyampaikan saran dan kritik agar NU Sidoarjo lebih baik.

"Mohon kepada semuanya, dengan keterbatasan yang kami miliki, perlu masukan, kritikan yang sifatnya membangun," katanya.

Mantan Ketua KPU Sidoarjo itu menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama itu bukan hanya milik pengurus, melainkan milik bersama, sehingga butuh dukungan dari semua eleman warga Nahdliyin.

"NU milik kita bersama, milik seluruh jamaah. Tidak bisa mengandalkan kekuatan pengurus. Akan lebih baik manakala saling suport," ucapnya.

Ia juga mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar terus dapat menjalin kerja sama dalam rangka membangun Sidoarjo.

Baginya, amanah ketua PCNU Sidoarjo cukup berat mengingat prestasi Sidoarjo yang meraih juara umum dalam NU Award yang diselenggarakan PWNU Jawa Timur.

"Hal ini bukan hanya harus dipertahankan, melainkan juga harus tetap ditingkatkan. Dengan kerja sama bareng, saya yakin bisa dilalui," ujarnya.

Sementara, Ketua PWNU Jatim KH. Marzuki Mustamar menyampaikan, kalau dilihat dari kacamata NU, Pemkab Sidoarjo ini kontribusinya luar biasa.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada semua pengurus yang masuk di NU itu tidak boleh cacat agama. Artinya, harus benar-benar NU.

"Kalau ada yang sampai menyimpang, harus segera dipanggil, tabayun dan dibina. Kalau sudah tidak bisa dibina, ya diamputasi," ungkapnya.

Selain itu, KH. Marzuki Mustamar meminta warga NU harus mengisi masjid-masjid, utamanya masjid dibawah naungan Nahdlatul Ulama'.

Ia juga memohon kepada Bupati Sidoarjo untuk tidak mudah memberikan ijin kepada pengembang perumahan jika fasum masjidnya tidak mau diajak kolaborasi bersama Pemda dengan Nahdlatul Ulama'.

"Ini sebagai proteksi awal untuk mencegah paham bertentangan dengan NKRI," ucapnya

Pelantikan ini disaksikan secara langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Agus Ali Masyhuri, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, serta pengurus NU di tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC) dan Pengurus Ranting (PR)
Selain itu, hadir pula Bupati Sidoarjo, Wakil Bupati Sidoarjo, Ketua DPRD Sidoarjo, para pejabat di lingkungan Kabupaten Sidoarjo, hingga kalangan lintas agama. (vga) Editor : Vega Dwi Arista
#PCNU #PBNU #Dilantik