Rombongan itu di antaranya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Serang Rudi Suhartanto, Kepala Bidang Bina Lembaga Kemasyarakatan DPMD Kabupaten Serang Risma Fitriani Siregar, dan Direktur Radar Banten Mashudi.
Setibanya di Keboan Anom, rombongan itu juga langsung meninjau sejumlah hasil gotong royong warga setempat. Yakni sungai yang bersih, jembatan yang telah dicat tiga dimensi, hingga sejumlah produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kreasi warga.
Kepala Desa Keboan Anom, Sutiyono mengungkapkan, ia merasa cukup bangga dengan adanya kunjungan tersebut. "Mudah-mudahan pulang membawa manfaat juga," katanya.
Menurut Sutiyono, sebenarnya upaya menciptakan lingkungan bersih di desanya juga masih belum sempurna. Artinya juga masih perlu untuk terus ditingkatkan. Dalam perlombaan Sidoresik kemarin, Desa Keboan Anom juga baru meraih juara harapan 1.
Sutiyono menerangkan, lingkungan yang bersih dan asri itu juga tidak lepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat. Dari perangkat desa hingga warga setempat mau terjun untuk membersihkan sungai.
Mereka terlibat aktif dalam menjaga keindahan sungai. "Masyarakat dilibatkan sehingga muncul rasa memiliki," katanya.
Sutiyono berharap, kawasan sungai yang sudah bersih dan indah itu dapat terus terjaga dan berkembang. Sehingga bisa lestari hingga anak cucu.
Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Serang Rudi Suhartanto mengaku cukup terkesima dengan pola pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Keboan Anom.
"Bagus, nanti kami coba terapkan di sana (Serang, Red)," katanya. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista