Di dalam gereja, pihak penyelenggara juga memberikan ketentuan jemaat harus sudah divaksin Covid-19. Selain itu, masuk harus scan barcode aplikasi Peduli Lindungi, wajib mematuhi protokol kesehatan, pengecekan suhu tubuh dan yang masuk adalah jemaat gereja sendiri.
Pengecekan kesiapan gereja diawali di Gereja Elohim dan Gereja Santa Maria Annuntiata di Sidoarjo Kota. Kemudian dilanjutkan mengecek Gereja Santo Paulus di Jalan Raya Juanda, Gedangan.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, saat pelaksanaan ibadah nantinya diturunkan sejumlah 30 personel polisi bersama TNI serta elemen terkait lainnya di tiap gereja. Bahkan sebelum rangkaian ibadah dimulai, polisi juga akan melakukan sterilisasi gereja melibatkan Sat Brimob Polda Jawa Timur.
“Saat Misa Natal nanti, Polresta Sidoarjo juga menyediakan gerai vaksinasi mobile, termasuk melayani vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun,” jelasnya.
Nareswara, salah satu Pendeta Gereja Santa Maria Annuntiata sekaligus Ketua Penyelenggara Misa Natal 2021 mengatakan, pengecekan gereja jadi bukti Polri dan TNI dalam memberikan jaminan keamanan pelaksanaan ibadah Natal.
“Kami menerapkan peraturan kapasitas jemaat 50 persen dari daya tampung gereja, jemaat harus registrasi online, wajib sudah vaksin dan scan barcode PeduliLindungi,” ujar Nareswara. (rpp/vga) Editor : Vega Dwi Arista