Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso mengatakan, lahan yang dipilih sebelumnya ada di Desa Kedungsugo. Namun karena lahan tersebut masih di area Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), maka pembebasannya lebih sulit.
Untuk itu, Pemkab Sidoarjo bersama dewan mencari lahan lain. Kini sudah ditemukan. Yakni di Desa Wirobiting Kecamatan Prambon. Dengan begitu, maka rencana pembangunan bisa mulai dilakukan.
Bangun menyebutkan, dana pembangunannya susah disiapkan. Masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022.
"Sebesar Rp 17 miliar untuk pembebasan lahan, pengurukan, dan pembangunan," imbuhnya.
Tahun depan pemkab memang akan membangun 2 SMPN baru. Selain di Prambon, ada juga yang di Tulangan. Sebab kedua kecamatan tersebut hanya memiliki 1 SMPN. Minimal di 1 kecamatan harus ada 2 SMPN.
Adanya pembangunan SMPN di dua kecamatan tersebut dianggap penting. Untuk pemerataan akses pendidikan. Sebab masyarakat harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersekolah di sekolah negeri.
Namun, Bangun memastikan pembangunan SMPN tidak akan mematikan sekolah swasta. Sebab kualitas SMP swasta juga mampu bersaing dengan sekolah negeri. (nis/vga) Editor : Vega Dwi Arista