Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

SMK Muhammadiyah 2 Taman Bimtek untuk Agen Perubahan Anti Perundungan

Vega Dwi Arista • Kamis, 28 Oktober 2021 | 01:43 WIB
KOMPAK: Bimtek dan Pelatihan Agen Anti Perundungan SMK Muhammadiyah 2 Taman dengan narasumber, Suhadak, S. Pd., M. Si., Nunung Faizah, S.Psi. M.Pd., Rahmat Susilo, S.Pd., Dwi Hendra Prabowo,S.Pd., M.Pd. dan Muhammad Adib.
KOMPAK: Bimtek dan Pelatihan Agen Anti Perundungan SMK Muhammadiyah 2 Taman dengan narasumber, Suhadak, S. Pd., M. Si., Nunung Faizah, S.Psi. M.Pd., Rahmat Susilo, S.Pd., Dwi Hendra Prabowo,S.Pd., M.Pd. dan Muhammad Adib.
SIDOARJO - SMK Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo mulai Senin (25/10) hingga 10 hari ke depan, melaksanakan Bimbingan Teknis dan Pelatihan untuk Agen Perubahan Program Indonesia Anti Perundungan (Roots Indonesia).

Program anti perundungan ini adalah salah satu solusi agar pendidikan di Indonesia lebih baik dan harus lebih maju dibandingkan dengan sebelum mengindahkan kegiatan ini.

Nunung Faizah S. Psi. M. Pd, saat membuka acara sosialisasi Agen Perubahan Anti Perundungan (Roots Indonesia) mengatakan, sekolah yang  membangun sebuah kebudayaan SMK pusat keunggulan itu, tidak hanya berorientasi pada fasilitas yang akan diperbarui saja, tetapi juga budaya yang ada.

"Melalui pelatihan ini diharapkan bisa meminimalisasi terjadinya perundungan antarsesama teman sehingga sekolah itu menjadi sebuah wahana yang nyaman dan menghasilkan siswa berprestasi," katanya.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Taman Rahmat Susilo, S. Pd. bersyukur bisa melaksanakan salah satu program SMK PK yang ditunjuk sebagai sekolah pusat  keunggulan di sektor ekonomi kreatif.

Dari seluruh Indonesia ada 14 ribu SMK, hanya 450 yang terpilih menjadi sekolah Pusat Keunggulan.

"Jadi berbahagialah siswa yang ditunjuk untuk ikut mensukseskan program berskala nasional ini," ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan ini, tidak berhenti sampai di situ. Nantinya juga ada program dalam bentuk event untuk mengkampanyekan anti perundungan kepada siswa.

Kegiatan yang melibatkan 30 peserta yang terdiri atas seluruh perwakilan kelas, yang ditunjuk masing-masing kelas tersebut, dihadiri oleh Pengawas Pembina Sekolah Menengah Kejuruan  Pusat Keunggulan, Suhadak.

"Ibarat seorang gadis cantik yang diidamkan para pemuda, demikian pula negara kita yang banyak diminati negara-negara lain karena kekayaan alam dan kecantikan sosial budayanya, maka sebagai warga negara yang baik kita harus menjaga agar penjajah tidak mencuri kekayaan alam tersebut," ujarnya.

Demikian pula dengan warga sekolah, harus saling menjaga agar tidak ada yang dirugikan. Ini wahana yang harus dijaga setiap insan sebagai warga sekolah yang baik. Semoga tidak terjadi perundungan secara fisik, psikis dan bahkan mengarah ke tindak kriminalisasi.

Negara sudah melindunginya dalam Permendikbud No 82 Tahun 2015 dengan UU tindak kekerasan di sekolah maupun payung hukum UU No 35  Tahun 2014, tentang bullying yang berupa penghinaan secara verbal, maupun fisik, digoda hingga dilecehkannya warga sekolah.

"Alhamdulillah semoga lancar, semoga sukses program anti perundungan oleh siswa maupun guru di SMK Muhammadiyah 2 Taman ini," jelas  Syuhada, S. Pd., M. Si. selaku pembina dan pengawas dalam momen terpisah setelah menghadiri pembukaan di perpustakaan tersebut.

Menurutnya, sekolah itu harus menjadi wahana yang nyaman bagi peserta didik. Maka aturan anti perundungan yang sudah lama dari 2014-2016 itu bisa diaplikasikan untuk perlindungan anak dan lain sebagainya.

Dia berharap, pendidikan di Indonesia lebih  maju dan lebih baik lagi. Materi yang telah disiapkan oleh tim fasilitator dengan tema anti perundungan, dan yang paling pokok adalah siswa karena menggunakan model jaring net matriks sosial. Di mana yang diambil adalah orang-orang yang berpengaruh yang diharapkan itu nanti dapat menyebarkan pesan kebaikan.

Begitu juga dengan bapak ibu dewan guru,  jangka panjangnya adalah harus pada siswa dan juga kepada guru.

"Semoga program ini mampu untuk menjadi titik balik yang cerah untuk memberantas perundungan dan kekerasan yang ada di sekolah, khususnya di SMK Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo," pungkasnya. (fer/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#SMK Muhammadiyah 2 Taman #Anti Perundungan #Bimtek