Plt Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo Sigit Setyawan mengungkapkan, sejumlah revitalisasi rutin tengah disiapkan. Hal itu dilakukan jelang musim penghujan. Misalnya perawatan pintu air seperti pengecatan dan pemberian pelumas perlu dilakukan.
“Karena saat musim hujan frekuensi operasional pintu air juga makin tinggi,” katanya, Kamis (23/9).
Sigit menambahkan, revitalisasi sejumlah kamera CCTV untuk memantau pintu air juga dilakukan. Termasuk fungsi pengelolaan pintu air dan pompa air. Seperti kondisi air di pintu air Wonoayu sudah tinggi maka pompa dan petugas pintu air di wilayah kota juga harus bersiaga.
“Mesin pompa juga harus dipanasi dulu untuk bekerja optimal. Butuh waktu juga,” sambungnya.
Selain soal revitalisasi pintu air, DPUBMSDA juga merencanakan untuk pembangunan pintu air baru. Dalam rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan rancangan perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan 2021, anggaran yang diusulkan untuk kegiatan itu mencapai Rp 2,1 miliar. Itu untuk dua unit pintu air atau bendungan.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Anang Siswandoko menyebutkan jika usulan pembangunan pintu air baru disampaikan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022.
“Tidak bisa berharap banyak, karena fokusnya masih penanganan pandemi Covid-19,” urainya.
Diharapkan, seluruh sarana irigasi atau saluran air di Sidoarjo saat musim hujan juga bisa berjalan dengan baik. Hal itu untuk meminimalisir terjadinya banjir ketika musim hujan. (son/vga)
Editor : Vega Dwi Arista