Kepala Dinas PUBMSDA Sigit Setyawan menerangkan, sedikitnya ada dua proyek pembangunan dam di lokasi tersebut. Yakni di Desa Banjarpanji dan di sungai Gedangrowo-Banjarpanji. "Proyek itu untuk mendukung penanganan banjir di wilayah Kedungbanteng dan sekitarnya," katanya, kemarin(3/9).
Untuk pembangunan dam Desa Banjarpanji disiapkan pagu anggaran sebesar Rp 500 juta. Sedangkan untuk dam sungai Gedangrowo-Banjarpanji disiapkan pagu Rp 650 juta.
Dengan pembangunan dam diharapkan bisa mencegah terulangnya banjir di kawasan tersebut. Karena dam dapat mengatur aliran air ke lokasi.
Desa Kedungbanteng memang sering menjadi langganan banjir ketika musim hujan. Pemerintah daerah juga telah banyak beraksi untuk penanggulangan banjir.
Mulai dari pengecoran jalan raya, pemberian tanah urug kepada warga hingga suplai air bersih. Pemkab juga sempat makukan kajian bersama tim ahli. Hasilnya, salah satu penyebab kawasan tersebut sering banjir adalah karena penurunan tanah. (son/vga)
Editor : Vega Dwi Arista