Hingga Jumat (13/8) memasuki pekan ke enam, pembangunannya sudah dikerjakan 11,77 persen dari target 11,70 persen. Bahkan, pondasi juga rampung. Struktur lantai satu gedung A pun juga sama.
“Lantai di zona satu juga sudah selesai," kata Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Yanuar Santosa kepada Radar Sidoarjo.
Meski demikian, kata Yanuar, pembangunan sempat mengalami kendala. Misalnya hambatan penggeseran bangunan liar. Namun, hal tersebut sudah mendapatkan solusi. Pada Kamis (12/8) Sat Pol PP telah membongkar belasan bangunan liar tersebut.
“Lahan itu nantinya digunakan sebagai pintu gerbang ke luar masuk menuju rumah sakit. Dan nantinya gerbangnya menghadap jalan nasional Surabaya-Mojokerto,” imbuh Yanuar yang jadi Pejabat Pembuat Komitmen pembangunan RSUD Krian itu.
Dia mengungkapkan, di sisi selatan masih ada bangunan liar yang menganggu. Pihaknya masih berkoordinasi dengan Satpol PP terkait penertiban itu.
"Sudah kami tandai, ada sekitar tujuh rumah. Mereka harus mundur 1,25 meter. Karena bangunan berdiri di atas lahan perairan. Kami beri waktu sampai 30 September ditargetkan bisa terselesaikan. Nanti akan dibuat pagar permanen," jabarnya.
Menurut Yanuar, pembangunan proyek penunjang RSUD di Krian juga akan digarap. Di antaranya, pembangunan pendamping RSUD seperti saluran agar tidak banjir. Saluran itu akan berada di dekat dua makam yang ada di gerbang RSUD Krian
“Kita usulkan ke kecamatan agar dilakukan peninggian. Tapi tidak termasuk progres pembangunan RSUD Krian," pungkasnya. (rpp/vga)
Editor : Vega Dwi Arista