Plt Kepala Dinas PUBMSDA Sigit Setyawan menerangkan, jika diukur pencapaian pengerjaan, persentasenya masih kecil. Karena tahap pondasi masih sebagian kecil dari proses betonisasi jalan tersebut.
“Yang besar adalah pengerjaan utama, yakni pengecoran itu sendiri,” katanya, Kamis (5/8).
Setidaknya tahap awal pengerjaan itu sudah membuat jalan Becirongengor tidak separah sebelumnya. Dimana banyak lubang yang membahayakan pengendara yang melintas. Selepas pemadatan dan pengerjaan pondasi tuntas, DPUBMSDA akan melangkah tahap lanjutan. Yakni pembetonan jalan.
Diketahui, jalan sepanjang 1,7 kilometer itu akan dibeton dengan kucuran dana dari APBD 2021. Nilai proyeknya mencapai Rp 12,5 miliar. Betonisasi jalan di kawasan itu juga lanjutan dari proyek beton dari Desa Kebonagung.
Selain jalan di Kecamatan Wonoayu itu, Pemkab Sidoarjo juga bersiap untuk membeton sejumlah ruas jalan di Sidoarjo. Di antaranya peningkatan ruas Jalan Banjarasri sampai dengan Sentul, Kecamatan Tanggulangin.
Peningkatan jalan RT 4 dan RT 8 Desa Tambakoso Kecamatan Waru. Serta peningkatan ruas jalan Banjarasri dari KUD Mina Dwi Samudra ke Timur-Banjarasri Kecamtan Tanggulangin.
Kemudian, peningkatan Jalan Desa Tambak Sumur, Waru, Jalan RT 1, RT 2, RW 4 Dusun Kramat Jegu serta peningkatan Jalan Ngaban, Kedung Banteng, Tanggulangin. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista