Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto mengatakan, secara umum wilayah Sidoarjo dan Surabaya sudah memasuki musim kemarau. Oleh karenanya, kondisi cuaca di dua wilayah metropolitan itu didominasi cuaca cerah berawan sebanyak 87 persen.
“Potensi curah hujan masih tetap ada di bulan ini sebanyak 13 persen, atau 10 persen curah hujan ringan dan 3 persen curah hujan sedang hingga lebat,” katanya, Senin (7/6).
Karena itu, lanjut dia, masyarakat perlu untuk tetap waspada terhadap peningkatan kecepatan angin yang bisa mencapai 10 hingga 40 kilometer per jam. Selain itu juga waspada terhadap peningkatan suhu pada siang hari dengan suhu maksimum dapat mencapai 35 derajat Celcius dan suhu minimum mencapai 23 derajat Celcius.
Teguh menjelaskan, kondisi tersebut memang sedikit berbeda dengan bulan sebelumnya. Dimana ikhtisar cuaca di Sidoarjo sepanjang bulan Mei lalu mencapai suhu tertinggi 33,6 derajat dan suhu minimum mencapai 33,8 derajat.
“Bulan lalu kelembapan udara maksimum mencapai 94 persen dam minumun 52 persen dengan kecepatan angin maksimum mencapai 15 knots atau setara 28 kilometer per jam,” ujarnya. (far/opi) Editor : Nofilawati Anisa