Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji nampak menekankan cara penindakan yang berbeda dari sebelumnya. Menurutnya perlu cara khusus, terutama dalam penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) untuk pencegahan Covid-19.
"Di samping itu harus menjalin kerja sama yang baik dengan TNI serta instansi yang terkait. Terutama untuk hal-hal yang dapat menimbulkan kerumunan massa," katanya.
Lokasi keramaian seperti mal, pasar, tempat wisata hingga tempat pemakaman (ziarah) harus tetap melaksanakan kordinasi dengan pengelola. Tujuannya agar mematuhi prokes demi pencegahan Covid-19, sehingga nanti dalam berjalan dengan baik.
Di samping itu, mudik lebaran tahun ini juga ditiadakan. Pihaknya juga mulai mendirikan beberapa pos penyekatan di beberapa titik. Di antaranya di exit tol Sidoarjo, lalu exit Tol Porong-Tanggulangin dan di exit tol Waru.
"Kami juga mendirikan pos pengaman yaitu di Terminal Purabaya, di Stasiun Sidoarjo, di MCD Sidoarjo dan di depan Pasar Krian," ujar Sumardji.
Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana menekankan adanya penerapan prokes di setiap pos penyekatan dan juga pengaman. Menurutnya harus ada masker, alat pelindung diri (APD), handsanitizer hingga disinfektan. Sebab hal itu dinilai sangat penting.
"Harus juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan. Bukan hanya masyarakat yang kita minta patuh, petugas di pos juga harus mematuhi protokol kesehatan," tegasnya. (far/opi)
Editor : Nofilawati Anisa