Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Sumardji mengatakan, pihaknya menyiapkan sejumlah personel gabungan. Di antaranya TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Linmas, Banser, hingga Pemuda Pancasila. Mereka akan diturunkan dan disebar di berbagai gereja di Sidoarji.
"Bukan hanya di tempat-tempat ibadah namun juga di titik rawan Kabupaten Sidoarjo. Semua akan kami perketat," katanya.
Ada sejumlah upaya pengamanan Paskah yang akan dilakukan. Salah satunya proses sterilisasi gereja-gereja oleh tim Jihandak Brimob Polda Jatim. Sehingga pada Hari Suci Paskah nantinya, keamanannya dapat lebih terjamin lagi.
Di samping itu, Forkopimda Sidoarjo telah berkordinasi dengan pihak pengurus gereja. Terutama mengenai adanya penyekatan di ruas jalan raya akses menuju lokasi gereja. Nantinya hanya jemaat gereja yang akan diperbolehkan lewat.
“Jadi saat Hari Suci Paskah nanti yang akan diperbolehkan lewat hanya jemaat gereja dan sementara yang tidak berkepentingan ke gereja akan kita alihkan,” jelas Sumardji.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, meminta agar masyarakat khususnya yang merayakan Paskah untuk tidak takut. Sebab pihak aparat keamanan akan menjamin keamanan secara maksimal. Terlebih persiapan maupun skenario pola pengamanannya didibahas.
“Silahkan ibadah dengan aman, nyaman dan tetap patuhi protokol kesehatan,” jelas dia. (far/opi) Editor : Nofilawati Anisa