Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan Pemkab Sidoarjo tengah berupaya mempercantik wajah Kota Delta. Pembangunan taman di wilayah Kabupaten Sidoarjo terus dilakukan. Diharapkan dengan dibangunnya taman akan menjadi objek wisata lokal bagi masyarakat Sidoarjo. Masyarakat Sidoarjo yang menurut Hudiyono suka berekreasi, saat ini tidak perlu lagi jauh-jauh bepergian keluar kota. Taman-taman yang ada di Sidoarjo dapat menjadi jujugan untuk bersantai maupun berolahraga.
Pemkab Sidoarjo sendiri tidak hanya mampu membangun taman tanpa ada kelanjutan. Perawatan dilakukan terhadap taman-taman yang ada. Salah satunya dengan program Jumat berkah. Program tersebut mengajak semua pihak untuk begotong royong merawat keindahan taman yang ada. Hal tersebut diharapkan juga dapat dilakukan pihak Desa Kedensari terhadap Taman Budaya Tanggulangin.
Pemkab Sidoarjo terus berkomunikasi dengan pihak pengembang terkait fasilitas umum (fasum) maupun fasilitas sosial (fasos) perumahan yang dibangunnya. Pengembang yang tidak bisa merawat fasum atau fasos, hendaknya dapat diberikan kepada Pemkab Sidoarjo.
Nantinya Pemkab Sidoarjo akan melakukan pembangunan untuk memperindah fasum dan fasos tersebut. Saat ini sudah ada 150 pengembang yang sudah menyerahkan fasum ataupun fasos di Sidoarjo.
Hudiyono juga mengatakan Desa Kedensari merupakan salah satu desa yang potensial untuk menumbuhkan perekonomian di Kabupaten Sidoarjo. Melalui sentra-sentra kerajinan tas dan koper, dirinya yakin perekonomian masyarakat Desa Kedensari dapat terus bangkit pasca bencana lumpur dan pandemi Covid-19.
Menurutnya Kecamatan Tanggulangin melalui Desa Kedensari menjadi ikon yang sering dipromosikan sebagai tempat industri tas dan koper di banyak tempat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sidoarjo Tjarda mengatakan Taman Budaya yang ada di Desa Kedensari di bangun dari anggaran Kementerian Perindustrian RI. Anggaran Rp 9,5 miliar yang diterimanya dirupakan dalam berbagai bentuk program pembangunan. Salah satunya pembangunan Taman Budaya.
"Dibangunnya Taman Budaya seperti ini menurutnya merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada perajin tas koper Tanggulangin," jelasnya. (rpp/vga) Editor : Nofilawati Anisa