Irjen Nico mengatakan, Kampung Tangguh Semeru perlu terus dilakukan sebagai upaya antisipasi menyebarnya Covid-19. Menurut dia, penerapan Kampung Tangguh mampu menekan penyebaran Covid-19. Di samping itu, jika ada yang terkonfirmasi, maka dengan cepat bisa lakukan tindakan.
"Kalau ada warga yang terkonfirmasi, maka nanti bisa dengan cepat untuk segera diinformasikan," katanya.
Menurutnya, keberadaan Kampung Tangguh akan sangat efektif sebab terdapat unsur gabungan TNI dan Polri hingga Satgas Covid-19. Sementara pendistribusian vaksin, pihaknya akan terus berkoordinasi. Sehingga vaksin diharapkan bisa tersampaikan dan keamanannya juga terjaga.
Minggu (10/1), anggota polisi mulai melakukan sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mulai dilakukan besok. Sosialisasi itu dilakukan dengan cara memasang banner imbauan agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan.
"Kami tidak lelah mengajak dan mengingatkan masyarakat, agar terus mematuhi protokol kesehatan. Apalagi Covid-19 masih belum mereda," kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Sumardji.
Ratusan banner itu terpasang di beberapa lokasi. Misalnya di pinggir jalan raya wilayah Kota Sidoarjo. Spanduk itu nampak terdapat gambar Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur dan Pangdam V Brawijaya. Selain itu juga bertuliskan, "Jawa Timur Bangkit. Jaga Diri, Jaga Keluarga, Jaga Negara," jelasnya. (far/opi)
Editor : Nofilawati Anisa