Sesuai dengan perencanaan, bahwa PKL mamin ini akan berjualan dengan konsep truk makanan atau lebih dikenal dengan food truck. Sehingga begitu selesai berjualan, pedagang tidak lagi meninggalkan sisa-sisa lapak dan perlengkapan untuk mendirikan tenda jualan seperti yang dilakukan para PKL saat ini.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo Djoko Supriyadi menjelaskan fasilitas baru yang dibangun melalui Dinas Perkim CKTR tersebut untuk stan bagi food truck memarkirkan kendaraannya.
Fasilitas yang terbangun tersebut sementara bisa mengkoordinir 10 PKL mamin saja. Djoko menargetkan bahwa 2021 nanti konsep food truck bisa segera terealisasi.
Lalu, bagaimana dengan para pembeli? "Akan duduk di area itu. Konsepnya pakai meja bundar dengan payung," katanya.
Kawasan pedagang mamin diletakkan di sisi barat GOR Delta dekat dengan panggung yang sudah tersedia sebelumnya. Sehingga selain pusat kuliner di sana, panggung tersebut akan diisi dengan beragam hiburan.
Kemudian, lanjut Djoko bahwa penataan PKL non mamin akan berada di sisi Utara. Sementara itu di sisi timur dijadikan tempat parkir kendaraan.
Selain penataan PKL, Disporapar juga merevitalisasi di titik lain kawasan GOR. Seperti lintasan atletik yang sudah banyak terkelupas, akan dibenahi untuk kenyamanan atlet maupun warga Kota Delta saat berolahraga. (rpp/nis) Editor : Nofilawati Anisa