RADAR SIDOARJO - Liburan di kawasan pantai selatan Lumajang berubah menjadi tragedi. Sebanyak 10 wisatawan tersambar petir saat hujan deras mengguyur dua destinasi wisata, yakni Pantai Watu Pecak dan Pantai Bambang, Sabtu (28/3). Satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Peristiwa ini terjadi di wilayah Kecamatan Pasirian saat cuaca ekstrem melanda sejak sore hari. Meski sebagian wisatawan telah meninggalkan lokasi, beberapa lainnya memilih berteduh di sekitar pantai.
Baca Juga: Update Cuaca Sidoarjo Hari Ini: Hujan Lebat Disertai Petir, Simak Prakiraannya!
Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menjelaskan bahwa insiden terbagi di dua lokasi berbeda.
“Dua orang tersambar petir di Pantai Watu Pecak dan delapan orang lainnya di Pantai Bambang. Kedua lokasi tersebut berada di Kecamatan Pasirian,” ujarnya, Minggu (29/3).
Petir Sambar Tenda Wisatawan
Insiden paling parah terjadi di Pantai Bambang. Saat itu, delapan wisatawan tengah berteduh di sebuah tenda darurat berbahan terpal yang mereka dirikan sendiri untuk menghindari hujan.
Baca Juga: Musim Hujan, Banyak Traffic Light di Sidoarjo Mati karena Tersambar Petir
Namun, tanpa diduga, petir menyambar tepat di area tenda tersebut.
“Para korban langsung mengalami luka, bahkan beberapa tidak sadarkan diri setelah tersambar petir,” jelas Suprapto.
Baca Juga: Hujan Deras Disertai Angin, Lapak PKL di Tulangan Sidoarjo Roboh
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat, yakni Puskesmas Pasirian dan RSUD Pasirian.
Dari delapan korban di lokasi tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Alvin (23), warga Desa Candipuro. Sementara satu korban lainnya, Radit, masih dalam kondisi koma dan dirawat intensif di RSUD Pasirian.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Musim Hujan
Enam korban lainnya mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di Puskesmas.
Kakek dan Cucu Juga Jadi Korban
Sementara itu, di Pantai Watu Pecak, dua korban tersambar petir merupakan kakek dan cucu yang diketahui memiliki warung di sekitar lokasi.
Keduanya tersambar petir saat berada di dekat pondok di sisi barat pantai. Sambaran petir yang terjadi secara tiba-tiba membuat keduanya pingsan.
“Mereka langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pasirian untuk mendapatkan penanganan medis,” tambah Suprapto.
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di kawasan pantai selatan yang dikenal rawan perubahan cuaca secara mendadak.
“Jika terjadi hujan disertai petir, segera cari tempat yang aman. Hindari berteduh di tempat terbuka atau bangunan darurat seperti tenda,” tegas Suprapto.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi wisatawan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat berlibur, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Dengan meningkatnya kunjungan wisata saat libur panjang, kewaspadaan terhadap potensi bencana alam seperti petir, angin kencang, hingga gelombang tinggi menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. (vga)