Covid-19 Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Person of The Year Politika Sport & Health

Desa Simoketawang Terapkan Program Satu Rumah Satu Kelengkeng

Vega Dwi Arista • 2022-02-10 21:36:03
DUKUNGAN: Wakil Bupati Sidoarjo Subandi (tengah) memberikan bibit kelengkeng Kepada Desa Simoketawang.
DUKUNGAN: Wakil Bupati Sidoarjo Subandi (tengah) memberikan bibit kelengkeng Kepada Desa Simoketawang.
Kembangkan BUMDes Menjadi Destinasi Wisata

Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terus dilakukan. Di Desa Simoketawang, Kecamatan Wonoayu menerapkan program satu rumah satu kelengkeng. Kini BUMDes tersebut bahkan bisa dijadikan tempat wisata.

Annisa Firdausi, Wartawan Radar Sidoarjo

Untuk mendukung program tersebut, sebanyak 500 bibit pohon kelengkeng dibagikan secara gratis oleh Pemdes Simoketawang ke warganya. Penyerahan bibit Kelengkeng dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Subandi di Rumah UMKM yang juga menjadi salah satu BUMDes Simoketawang.

Program bagi-bagi bibit pohon kelengkeng itu dilakukan agar Desa Simoketawang semakin dikenal luas sebagai satu-satunya desa penghasil kelengkeng di Sidoarjo. Untuk pengembangan kebun kelengkeng dipercayakan kepada BUMDes wisata kampung kelengkeng. Hasil dari pengembangan tersebut akan menjadi tambahan pemasukan Pendapatan Asli Desa (PAD) yang nantinya pendapatan itu sebagian besar akan dikembalikan lagi untuk pengembangan wisata.

Wabup Subandi mengapresiasi apa yang dilakukan Pemdes Simoketawang. Diharapkan ada kemandirian desa dengan BUMDes yang dimilikinya. Pasalnya BUMDes yang ada akan meningkatkan PAD desa. Selain itu juga akan membangkitkan perekonomian warga disaat pandemi Covid-19 dan penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu dirinya meminta apa yang dilakukan Desa Simoketawang dapat dicontoh desa lainnya.

"Diharapkan semua desa punya inovasi terkait BUMDes, sebab penting bagi kemandirian desa," ujarnya.

Pemkab Sidoarjo akan selalu mensupport BUMDes di setiap desa. Salah satunya dengan memberikan dana Bantuan Keungan Khusus (BKK) kepada desa. Dengan dana tersebut diharapkan BUMDes yang ada akan semakin berkembang.

Sementara itu Kepala Desa Simoketawang Moh Zainudin Elyas menceritakan awal mula menanam kelengkeng untuk menambah penghasilan perangkat desa dan dirinya. Itu mulai dilakukan di tahun 2018. Pada awalnya menanam kelengkeng di Tanah Kas Desa (TKD) menjadi bahan tertawaan. Namun itu tidak membuatnya patah semangat. Dan kini hasilnya berubah menjadi usaha yang dapat menambah PAD desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui wisata kampung kelengkeng.

Pencanangan Desa Simoketawang sebagai wisata kampung kelengkeng akan terus dikuatkannya. Salah satunya dengan memberikan bibit kelengkeng ke warga untuk ditanam di setiap rumah.

"Tidak hanya kami berikan tetapi ada satu perjanjian jika tidak bisa merawat kami tidak akan berikan bibit karena pohon ini kami belanjakan dengan anggaran desa kami," katanya. (*/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#BUMDes #Simoketawang Wonoayu #Kelengkeng