Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Penampakan Sate Komo di Prambon Sidoarjo yang Ukurannya Bikin Orang Ketagihan

M Saiful Rohman • Rabu, 15 Mei 2024 | 00:33 WIB
LEZAT: Sate Komo khas Kecamatan Prambon yang memiliki banyak penggemar. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
LEZAT: Sate Komo khas Kecamatan Prambon yang memiliki banyak penggemar. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Ragam kuliner di Sidoarjo seperti tak ada habisnya.  Di Kecamatan Prambon ada sate yang lain daripada yang lain. Jika lazimnya dihidangkan dengan baluran bumbu kacang, maka di tempat ini sate dihidangkan dengan kuah sop lengkap dengan tetelan. Namanya sate komo.

Sate tersebut menarik perhatian banyak orang karena ukurannya yang tak lazim. Daging sapi maupun daging ayam yang menjadi salah satu menu pilihan memiliki ukuran hingga empat kali lipat daging sate biasanya.

MENGGIURKAN: Ukuran sate komo yang besar membuat banyak orang tertarik. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
MENGGIURKAN: Ukuran sate komo yang besar membuat banyak orang tertarik. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

Pemilik warung Faidatul Umrah menceritakan jika nama "Komo" itu berasal dari keseringan pengucapan yang tak sesuai hingga dianggap baik. Dia merasa cocok dengan nama tersebut digunakan pada daganganya.

"Komo itu berasal dari kata klomoh yang jika diartikan dalam bahasa Indonesia artinya basah banget," ucapnya.

Soal rasa, jangan ditanya, berdiri sejak  2013 dan masih eksis hingga sekarang menjadi salah satu bukti rasanya digemari masyarakat. Bahkan dalam sehari dapat menghabiskan hingga 30 kilogram daging sapi dan 60 kilogram daging ayam.

Selain itu tentunya bumbu yang tak kalah menakjubkan, 20 kilogram kacang dan 10 kilogram cabai hanya untuk 3 hari. "Alhamdulillah pas bulan Ramadan kemarin sehari bisa sampai 100 kg," katanya dengan penuh rasa syukur. 

Dan setelah dinikmati, ternyata rahasianya berada di bumbunya. Baginya bumbu resepnya tak boleh asal, semua bumbu rempah sudah ditakar sebelumnya.

"Bumbu utamanya kacang, bawang, itu digoreng semua, sedangkan untuk cabai direbus yang kemudian dicampur dengan beberapa bumbu lain," jelasnya.

Dari segi harga, sate komo mampu bersaing. Hanya Rp 8.500 per tusuk. Isinya ada 5 potong yang terdiri dari 3 daging dan 2 potong gajih.

"Dulu awalnya orang beli hanya sate saja, saya tak menyedikan nasi, nah nasi ini baru ada sejak 6 bulan lalu," tutupnya.

Nah jika anda berminat, bisa langsung meluncur ke lokasinya yang berada di Kecamatan Prambon, tepatnya hanya berjarak sekitar 100 meter dari Polsek Prambon. (sai/nis)

Editor : Annisa Firdausi
#sate ayam #sate daging #menu makanan #kuliner Sidoarjo #Kecamatan Prambon