Layanan Call Center 112 Sidoarjo menerima sebanyak 1.326 panggilan. Namun 1124 panggilan tersebut merupakan prank dan ghost call. Artinya sekitar 84,4 persen dari total panggilan yang diterima petugas merupakan panggilan iseng.
Lukman Alfarisi, Radar Sidoarjo
Sebanyak 147 panggilan lainya adalah panggilan terkait informasi umum dan 55 panggilan sisanya merupakan bentuk laporan. Jumlah tersebut merupakan jumlah panggilan yang diterima petugas selama pekan kedua April 2023.
"Selama tiga bulan awal kemarin ada sekitar 3.500 panggilan prank dan ghost call. Sangat banyak dibandingkan panggilan yang memang darurat," ujar Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasikan Didik Tri Wahyudi, Senin (17/4).
Didik mengatakan, beberapa panggilan prank yang diterima petugas salah satunya hanya say hello saja. Ada pula yang hanya ingin berkenalan dengan petugas call center. Bahkan ada pula panggilan dengan suara anak kecil.
"Ya memang begitu. Kami ini melayani 24 jam secara shift. Tapi kan kasihan kalau malam-malam ada yang prank petugas seperti itu," imbuhnya.
Koordinator call center 112 Sidoarjo, Syamsur Rijal menambahkan, ghost call jadi salah satu yang banyak diterima petugas. Biasanya ada panggilan masuk, namun tidak bersuara. Sementara penggilan prank hanya iseng saja.
"Intinya ada penggilan masuk dan diterima petugas. Tapi tidak ada apa-apa sebenarnya, tidak ada laporan, tidak ada informasi umum yang disampaikan, ya hanya iseng saja," katanya.
Walau begitu, petugas sudah menyiapkan antisipasinya dengan melakukan filterisasi terhadap panggilan yang masuk. Petugas akan memastikan kebenaran informasi yang diterima dengan meminta identitas diri dan foto dokumentasi di lapangan.
"Kalau tidak berani menunjukkan identitas diri atau foto dokumentasi di lapangan kami anggap itu hoaks atau hanya sekedar iseng saja," terangnya. (*/vga)
Editor : Vega Dwi Arista