Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sekolah Burung di Krembung, Menjinakkan hingga Asah Skill dan Trik

Vega Dwi Arista • Sabtu, 15 April 2023 | 03:05 WIB
PAINTING: Belajar membatik masker dilakukan dengan telaten oleh peserta.
PAINTING: Belajar membatik masker dilakukan dengan telaten oleh peserta.
Khusus Burung Paruh Bengkok

Mau punya burung menjadi pintar? Kini ada solusinya. Di Desa Kedungsumur, Kecamatan Krembung terdapat sebuah sekolah unik untuk para burung.

ZAINUL FAJAR, WARTAWAN RADAR SIDOARJO

Sekolah khusus burung atau sekolah burung tersebut bernama "Sandr Basecamp". Dikelola oleh seorang pemuda bernama Roby.

Ide unik, menarik, dan terkesan lucu tersebut ternyata menjadi destinasi populer bagi para pecinta burung. Mereka datang ingin menjinakkan dan mengasah skill serta trik burung peliharaan mereka.

Sekolah burung Sandr Basecamp didirikan atas kecintaannya pada burung dan melihat adanya potensi pasar yang besar di kalangan pecinta burung yang di daerah tersebut.

"Saya mulai merintis sejak tahun 2016 lalu. Belajar otodidak menjinakkan burung peliharaan saya sendiri. Saya mencoba dengan latihan menerbangkannya di area luas dan burung tersebut dapat jinak kembali lagi ke saya," ujar Roby.

Bermula dari situlah, dia mulai mendalami lagi sifat berbagai burung. Terutama burung paruh bengkok yang dapat berinteraksi dengan pemiliknya.

Dari mulut ke mulut, nama Roby sebagai penjinak dan pelatih burung semakin dikenal di kalangan teman dan para pecinta burung lainnya.

Hingga akhirnya, banyak yang meliriknya untuk dimintai tolong sebagai penjinak sekaligus infrastruktur burung khususnya paruh bengkok.

"Awalnya dari teman yang minta dijinakkan dan dilatih, setelah itu saya main di sosmed dan saya posting burung-burung jinak dan lucu peliharaan saya. Eh malah banyak yang nanya dan order ke saya," imbuhnya.

Roby menguasai dan dapat menjinakkan hampir semua burung paruh bengkok. Seperti parkit, love bird dan masih banyak lainnya. Burung paruh bengkok tersebut, kata Roby, dapat diajari berbagai skill seperti free fly, bermain bola, basket, talking dan lain sebagainya.

Menurutnya, adaptasi setiap burung memang berbeda-beda. Tergantung jenis burung apa yang diterimanya, dan juga kebiasaan setiap burung.

"Saya sistemnya memang jasa penjinakan. Jadi apabila ada pelanggan yang ingin burungnya jinak, serta bisa menguasai skill. Biasanya mereka kirim ke rumah saya, lalu saya latih selama 20 hari hingga 1 bulan," paparnya.

"Untuk biaya jasa penjinakan serta penjualan bervariasi, bergantung pada jenis burungnya. Di tempat saya, start mulai harga Rp 125 ribu hingga jutaan rupiah. Dan pasti saya jamin sekaligus garansi," imbuhnya.

Tak hanya itu, selain memberikan tips, trik, dan treatmen kepada pelanggan burungnya, Roby juga sering memberi edukasi terkait bagaimana perawatan burung. Dari mulai awal hingga jinak dan dapat berinteraksi dengan pemiliknya.

Sekolah burung milik Roby ini akhirnya berhasil menarik perhatian para pecinta burung dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Tak jarang dirinya juga dapat pesanan khusus dari luar pulau Jawa. (*/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#burung #Jinak #Paroh Bengkok