Kurikulum Merdeka di Sidoarjo Tantang Guru Lebih Kreatif

Vega Dwi Arista • Dipublikasikan Selasa, 18 Oktober 2022 | 01:28 WIB
BERJUANG BERSAMA: Pengawas Dinas Provinsi Jatim Wilayah Sidoarjo Rukmini Ambarwati (kiri) saat menghadiri wisuda Nabila.
BERJUANG BERSAMA: Pengawas Dinas Provinsi Jatim Wilayah Sidoarjo Rukmini Ambarwati (kiri) saat menghadiri wisuda Nabila.
Inovasi Calon Guru Penggerak

Guru dari tingkat TK sampai SMA atau sederajat tertantang semakin kreatif dengan adanya kurikulum merdeka. Sebanyak 160 Calon Guru Penggerak (CGP) di Sidoarjo juga telah membuktikan inovasinya.

Hendrik Muchlison, Wartawan Radar Sidoarjo

Para guru dari tingkat TK hingga SMA itu juga telah memamerkan hasil kreativitasnya, Senin (17/10). Yakni dalam kegiatan yang dikemas dengan Lokakarya 7 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) di salah satu SMA Negeri di Sidoarjo.

Lokakarya itu merupakan angkatan keempat bagi para guru penggerak di wilayah mitra Provinsi Jawa Timur. Inovasi atau kreasi yang ditampilkan merupakan beragam bentuk implementasi dari modul 1.3 hingga modul 3.3 pembelajaran di kurikulum merdeka.

Mereka ada yang menampilkan inovasi dalam pembelajaran membaca, berhitung, maupun dalam kesenian tarik suara. “Peserta ada 160 guru,” kata Ketua Panitia Adik Nuswantoro Hamid.

Adik menambahkan, dalam pameran itu guru dibagi dalam sejumlah kelompok dengan anggota antara 10-14 orang. “Mereka juga ditemani tim pendamping,” imbuhnya.

Pameran itu digelar dalam rangka mendongkrak para generasi muda khususnya pengajar agar lebih kreatif dan inovatif. Hal itu juga bagian dari penerapan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila. “Para guru ini nanti yang akan mengaplikasikan kurikulum merdeka di tempatnya masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Agustin Suliantini, perwakilan CGP mengaku senang dengan adanya kurikulum merdeka. “Guru lebih tertantang untuk inovatif dan kreatif,” jelasnya. (*/vga) Editor : Vega Dwi Arista
Dispendikbud Merdeka Belajar Inovasi