Wakil Bupati Sidoarjo Subandi merasa iba setelah mendapatkan laporan adanya warga kurang mampu di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran yang menderita sakit. Dia langsung mendatangi kos Lasti, Selasa, (30/8).
Hendrik Muchlison, Wartawan Radar Sidoarjo
Lasti, wanita 47 tahun tersebut mengidap penyakit sesak bronkitis akut. Kondisi itu membuatnya kesulitan untuk beraktivitas setiap harinya. Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo drg Syaf Satriawarman, Plt Kepala Dinas Sosial Misbahul Munir, Baznas Sidoarjo dan Kepala Desa Pagerwojo.
Saat menjenguk Lasti, Subandi langsung meminta Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, serta Baznas Sidoarjo untuk segera melakukan tindakan. Dia meminta Lasti dirujuk ke RSUD Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo akan menanggung biaya pengobatannya. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat kurang mampu.
“Saya dapat WhatsApp dari sahabat PKH, masih ada warga kita yang sakit terlantar karena kendala BPJS-nya itu tidak bisa membayar akhirnya terdenda, maka dari itu kita butuh sosialisasi mestinya , jadi jangan sampai warga kita yang tidak mampu tidak bisa membayar dan terblokir. Melalui JKMM nantinya berobat gratis kalau ditangani Pemkab Sidoarjo, ini juga tanggung jawab kita bersama,” kata Subandi.
Dia mengatakan, nantinya warga kurang mampu seperti Lasti dengan BPJS-nya non aktif akan mendapatkan fasilitas kesehatan gratis melalui JKMM yang dicover Pemkab Sidoarjo. Kebijakan tersebut merupakan program kesehatan gratis bagi masyarakat miskin oleh bupati bersama dirinya.
"Dengan program kesehatan gratis perlu kita sosialisasikan kepada warga yang tidak mampu ini bisa di cover Pemkab Sidoarjo melalui JKMM (Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin)," ungkapnya.
Terpenting, lanjut dia, warga tidak mampu yang butuh layanan segera tertangani, dan pendidikan anak-anak dari Lasti bisa terjamin oleh pemerintah.
"Harapannya pada hari ini (kemarin, Red) sebagai pelajaran bagi kita untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan bisa segera menindaklanjuti Bu Lasti ke RSUD Sidoarjo, Dinsos, Baznas Sidoarjo membantu kebutuhan sehari-hari, dan Dinas Pendidikan bisa membantu untuk kelanjutan pendidikan anak-anaknya, ini merupakan bentuk kepedulian kita,” pungkasnya. (*/vga) Editor : Vega Dwi Arista