Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Stok Langka, Harga MinyaKita di Pasar Larangan, Sidoarjo Diatas HET

Diky Putra Sansiri • Minggu, 12 Januari 2025 | 14:33 WIB

 

LANGKA : Pedagang Pasar Larangan, Sidoarjo, menunjukkan stok MinyaKita kosong.(IST/RADAR SIDOARJO).
LANGKA : Pedagang Pasar Larangan, Sidoarjo, menunjukkan stok MinyaKita kosong.(IST/RADAR SIDOARJO).

SIDOARJO - Minyak goreng rakyat yang dikenal dengan nama MinyaKita mulai langka di pasar tradisional kawasan Sidoarjo. Kurangnya pasokan dari distributor membuat pedagang menjual MinyaKita Rp 17.500 per liter. 

Harga ini melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang hanya Rp 15.700 ribu per liter. Pedagang di Pasar Larangan, Sidoarjo seminggu terakhir sangat kesulitan mendapatkan pasokan MinyaKita. Padahal banyak pembeli yang mencari MinyaKita.

Salah satu pedagang di Pasar Larangan, Sidoarjo, Kholis, mengakui kelangkaan MinyaKita sudah terjadi cukup lama, namun situasi cukup parah dalam sepekan terakhir.

Baca Juga: Antisipasi Kenaikan Harga, Disperindag Sidoarjo Gelar Operasi Pasar selama Nataru

"Sekarang susah didapat, padahal sudah dibatasi juga sebelumnya. Saat ini kosong belum datang lagi, kalaupun barangnya ada, harganya juga naik," ujarnya, Minggu (12/1).

Dia juga menyebutkan, sebelum kelangkaan terjadi, telah diberlakukan pembatasan pembelian MinyaKita. Namun, saat ini stok di agen sering kosong, sehingga berdampak pada kenaikan harga ketika barang tersedia.

"Ini karena di agennya sendiri susah dapat barangnya. Saya kemaren ada satu dus dari agen, saya utamakan pelanggan tetap dulu, kalau sudah dapat, baru yang lainnya," paparnya.

Hal senada diungkapkan pedagang lain, Shella, yang juga mengalami kesulitan dalam mendapatkan stok MinyaKita untuk dijual kembali.

"Susah sekali sekarang dapatkan minyak goreng Kita untuk dijual lagi. Di mana-mana tidak ada, sedang langka," terangnya.

Dia menyatakan bahwa untuk mendapatkan stok minyak, dia harus menunggu informasi dari seseorang yang menawarkan langsung di pasar. Namun, akhir-akhir ini seseorang tersebut jarang menawarkan karena dampak langkanya MinyaKita.

Baca Juga: Harga Cabai Naik di Sidoarjo , Paling Mahal Rp 40 Ribu

"Kalau kita sudah cari di mana-mana gak ada, harapan satu-satunya tunggu ada yang tawarkan ke sini, baru bisa jualan minyak goreng Kita," urainya.

Dia berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng ini. Sebab, permintaan pembeli untuk MinyaKita di Pasar Larangan, Sidoarjo, cukup tinggi."Kalaupun ada merk lain, harganya pasti jauh lebih mahal," pungkasnya (dik)

Editor : Guntur Irianto
#Langka #Pasar #Harga #larangan #goreng #MinyaKita #Sembako #minyak