SIDOARJO - Sudarmi, seorang penjual rujak cingur, gado-gado, dan lontong mi, memulai usaha kulinernya di RT 05/RW 18, Banjar Melati, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, pada tahun 2021.
Sebelumnya, perempuan 53 tahun ini bekerja di sebuah pabrik, namun dampak pandemi COVID-19 menyebabkan pabrik tempatnya bekerja melakukan pengurangan karyawan, sehingga memaksanya untuk mencari pekerjaan baru.
"Saya memutuskan untuk banting setir dan berjualan rujak cingur, gado-gado, dan lontong mi. Modal pertama berasal dari gajian suami untuk memulai usaha ini. Alhamdulillah, omzetnya perlahan-lahan selalu meningkat," ujar Sudarmi.
Berbagai cara dilakukan Sudarmi untuk memperkenalkan dan memperluas usahanya. Selain menerima pesanan secara langsung, ia juga melayani pesanan melalui WhatsApp dan telepon. Untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, ia mencoba berjualan secara online melalui platform seperti Gojek, Grab, dan Shopee.
Namun, perjalanan usaha tidak selalu mulus. Sudarmi sempat mengalami kerugian akibat penipuan yang dilakukan oleh driver online. "Pernah ditipu dua kali oleh drivernya. Barang sudah diambil, tapi uangnya tidak masuk ke rekening, jadi saya tidak dibayar," kenangnya.
Meski mengalami kendala tersebut, semangat Sudarmi tidak pernah luntur. Meskipun suaminya sempat menyarankan untuk menghentikan jualan online, ia tetap optimis. "Alhamdulillah, meski menutup jualan online, masih banyak pesanan dari luar, seperti dari orang-orang di sekitar bandara atau pelanggan-pelanggan setia dari pabrik. Sehari bisa menjual sampai 25 bungkus, tapi kalau sepi, hanya terjual 15 bungkus," ungkapnya.
Kini, Sudarmi telah menambahkan menu baru, yaitu tahu telor, untuk menarik lebih banyak pelanggan. Meski usahanya sudah berjalan dengan cukup baik, ia masih berharap bisa mengembangkan usaha ini lebih besar lagi.
"Saya berharap usaha ini bisa berkembang, membuka cabang, dan mendapat bantuan UMKM dari pemerintah. Selama ini, saya belum pernah mendapatkan bantuan sama sekali untuk mengembangkan usaha," ujarnya.
Sudarmi kini terus berusaha mengembangkan usahanya di bidang kuliner agar dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarganya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista