RADAR SIDOARJO - Aksi pencurian kendaraan bermotor terjadi di area parkir Swalayan 78, Jalan Bebekan Timur, Kelurahan Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Minggu (08/02) siang.
Dua pelaku yang beraksi secara berboncengan membawa kabur satu unit Honda Beat milik pengunjung yang tengah berbelanja.
Berdasarkan rekaman CCTV, kedua pelaku tiba di depan toko dengan berbagi peran. Salah satu pelaku terlihat mengenakan jaket operator ojek daring (ojol) memantau situasi dari atas motor, sementara rekannya bertugas sebagai eksekutor di area parkir.
Dalam hasil rekaman menunjukkan bahwa pelaku eksekutor sempat mengawasi kondisi sekitar toko yang saat itu sedang ramai pembeli. Setelah dirasa aman, pelaku diduga merusak lubang kunci kendaraan korban yang tengah terparkir di depan toko dengan alat bantu berupa kunci T.
"Pelakunya dua orang berboncengan. Satu pakai jaket ojol itu tetap di atas motor, yang satu lagi yang ambil motor, kayaknya paka kunci T," ujar Arip, warga setempat, Senin (9/2).
Arip menyebut jika aksi pencurian itu, berlangsung cukup cepat. Diduga kedua pelaku itu sudah terbiasa melakukan tindak pencurian, lantaran aksi tersebut dilakukan pada siag hari, dan dalam kondisi toko tengah ramai pembeli.
"Dilihat dari rekaman CCTV nya, pencurinya sudah lihai. Padahal siang kemarin swalayannya lumayan ramai pembeli," tambahnya.
Korban baru menyadari kendaraannya hilang saat hendak pulang setelah selesai berbelanja di dalam swalayan.
Sementara itu, menurut Kapolsek Taman Kompol Kanisius Franata menyebut jika aksi pencurian sebuah motor matic yang terjadi di tempat parkir swalayan itu masih belum dilaporkan kepada aparat kepolisian.
"Belum ada laporan masuk terkait aksi pencurian di swalayan 78," tegasnya.
Kanisius mengimbau kepada masyarakat untuk memakai pengaman ganda saat memarkirkan kendaraannya. Tak hanya itu ia juga mengimbau agar setiap aksi kejahatan dapat segera dilaporkan kepada aparat kepolisian, agar tindak kejahatan dapat ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Kami berharap korban dapat segera melapor kepada kami, agar tindak kejahatan dapat ditekan," tutupnya. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista