SIDOARJO - Si jago merah menghanguskan sebuah kontrakan di RT 6/RW 2 Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Minggu, 21 April 2024 pagi. Akibatnya, bangunan tersebut ludes terbakar.
Upaya pemadaman berlangsung selama sekitar satu jam. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00. Bangunan itu merupakan kontrakan yang difungsikan sebagai tempat cukur rambut dan berjualan siomay.
"Saya dibangunkan istri saya, lihat depan rumah sudah ada asap tebal," kata warga sekitar, Erwin.
Menurutnya, saat terjadi kebakaran, penghuni kontrakan sedang tidak ada di lokasi kejadian. Sehingga, tidak ada yang mengetahui jika terjadi kebakaran.
"Awalnya asap saja yang muncul dari bagian dalam bangunan. Posisinya kan dikunci jadi tidak bisa dilihat dari luar," ujar pria 42 tahun itu.
Asap tebal membumbung tinggi dan api yang berada di dalam bangunan semakin membara. Mendapati hal tersebut warga bergotong- royong memadamkan api dengan alat seadanya.
Dikatakannya, kondisi kontrakan dalam keadaan kosong. Namun, api tak kunjung padam dan asap tebal semakin membumbung tinggi. Warga melaporkan ke pemadam kebakaran dan diteruskan ke Polsek Buduran.
"Malam sebelumnya barber shop masih buka. Kalau yang jual siomay lagi libur beberapa hari tidak jualan," imbuhnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, bangunan tersebut digunakan sebagai tempat usaha. Bangunan itu disekat menjadi dua bagian. Tetapi, dapurnya jadi satu.
Lebih lanjut, bangunan yang terbakar merupakan milik Farhan Arif dan dikontrakkan kepada Eko. Diduga api muncul dari kompor gas yang masih menyala. Sehingga, dengan cepat kobaran api merambat dan meluluhlantahkan bangunan tersebut.
Danru Damkar Pos Buduran Ilham Jagat mengungkapkan, pihaknya merespon dengan cepat laporan kebakaran itu. Api berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam.
"Masih ada titik api yang menyala, kami lanjutkan dengan pembasahan," imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Buduran Kompol Heri Setyo Susanto mengatakan, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Diduga kebakaran berasal dari kompor gas yang menyala ditinggal oleh pengontraknya.
"Piket Padal beserta piket Reskrim dan Unit Patroli Polsek Buduran datang ke lokasi. Dalam proses penyelidikan lebih lanjut dan dilakukan pemasangan police line," tandasnya. (dik/nis)
Editor : Annisa Firdausi