Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sentuhan Teknologi China Siap Sulap Perajin Kulit Tanggulangin Sidoarjo Naik Kelas

Diky Putra Sansiri • Jumat, 6 Februari 2026 | 15:31 WIB
NAIK KELAS: Bupati Sidoarjo Subandi (kanan didampingi istri Sriatun saat mengunjungi stan perajin kulit di Tanggulangin.
NAIK KELAS: Bupati Sidoarjo Subandi (kanan didampingi istri Sriatun saat mengunjungi stan perajin kulit di Tanggulangin.

RADAR SIDOARJO - Wajah industri kerajinan kulit legendaris di Tanggulangin kini memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo resmi membuka gelaran Tanggulangin Fair 2026 di Pasar Wisata Tanggulangin, Kamis (5/2).

Dengan membawa misi ambisius, mengawinkan tradisi kerajinan tangan lokal dengan kecanggihan teknologi manufaktur modern. Pameran yang berlangsung selama empat hari (5–8 Februari 2026) ini tidak hanya sekadar ajang jual beli.

Kehadiran mesin jahit komputer dan mesin jahit otomatis dari perusahaan asal China, PT Honsheng International Trading, menjadi magnet utama yang diharapkan mampu mempercepat transformasi produksi UMKM setempat.

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan, inovasi ini adalah kunci agar produk lokal tetap relevan di pasar global yang semakin kompetitif.

"Oleh karena itu, penyelenggaraan Tanggulangin Fair 2026 ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat promosi produk unggulan daerah," ujarnya.

Selain itu, sekaligus membuka peluang kolaborasi investasi serta pengembangan jaringan pemasaran yang lebih luas. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mengubah citra Tanggulangin dari sekadar pusat kerajinan tradisional menjadi destinasi wisata belanja yang modern dan berdaya saing tinggi.

Melalui transfer teknologi ini, para perajin diajarkan untuk memproduksi barang dengan lebih efisien, presisi, dan konsisten tanpa harus kehilangan nilai seni khas kulit Tanggulangin.

Subandi menambahkan, penguatan sektor ini bukan hanya soal estetika produk, melainkan keberlanjutan ekonomi masyarakat.

"Saya ingin memastikan bahwa Tanggulangin tidak hanya dikenal sebagai sentra kerajinan, tapi juga berkembang menjadi destinasi wisata belanja modern, nyaman, dan berdaya saing tinggi," terangnya.

Lanjut dia, dengan penguatan sektor ini, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat lapangan kerja.

Acara yang dibuka langsung oleh Bupati bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi ini memfasilitasi puluhan pelaku usaha. Terdapat total 55 stan yang berpartisipasi, dengan rincian sebagai berikut,

30 Stan Kerajinan Kulit: Menampilkan produk unggulan seperti tas, sepatu, jaket, dan dompet.

25 Stan Kuliner: Menyajikan perpaduan makanan tradisional dan hidangan kekinian untuk memanjakan pengunjung.

Pameran ini diharapkan menjadi jembatan bagi para perajin untuk menembus pasar ritel besar hingga membuka peluang ekspor. Dengan dukungan teknologi terbaru, UMKM Tanggulangin kini memiliki amunisi baru untuk bersaing di level yang lebih tinggi. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Subandi #Sriatun #Perajin #Kabupaten #Bupati