Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Pelunasan Bipih Tahap I di Sidoarjo Belum Tuntas, Ratusan Jemaah Haji Terkendala Istithaah

Diky Putra Sansiri • Rabu, 24 Desember 2025 | 18:51 WIB
BERANGKAT: Ratusan calon jemaah haji 2025 saat berada di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo.
BERANGKAT: Ratusan calon jemaah haji 2025 saat berada di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo.

 

RADAR SIDOARJO - Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap pertama di Kabupaten Sidoarjo belum sepenuhnya rampung.

Sejumlah calon jemaah haji masih terkendala persyaratan istithaah, terutama faktor kesehatan, sehingga belum dapat menuntaskan pelunasan hingga batas akhir.

Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Imam Mukhozali mengungkapkan, hingga Selasa, 23 Desember 2025, masih terdapat jemaah yang belum memenuhi syarat istithaah. Kondisi ini membuat proses pelunasan tahap pertama belum bisa diselesaikan secara maksimal.

“Per 23 Desember kemarin, untuk pelunasan memang masih ada beberapa yang belum istithaah. Di hari terakhir juga cukup banyak pengajuan penggabungan dan pelimpahan,” ujar Imam Mukhozali kepada Radar Sidoarjo, Rabu (24/12).

Istithaah haji merupakan syarat kemampuan menyeluruh bagi calon jemaah, meliputi aspek jasmani, mental, finansial, hingga keamanan dan transportasi.

Syarat ini wajib dipenuhi agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan aman tanpa membahayakan diri sendiri maupun keluarga yang ditinggalkan.

Imam menjelaskan, mayoritas jemaah yang belum memenuhi istithaah terkendala faktor kesehatan. Beberapa di antaranya harus menjalani perawatan medis dan evaluasi lanjutan sebelum dinyatakan layak berangkat.

“Yang belum istithaah ini sebagian besar karena faktor kesehatan. Ada yang harus menjalani perawatan beberapa hari dan ada juga yang masih perlu evaluasi pengobatan lanjutan,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan yang diterima Kemenag Sidoarjo, pada Senin (22/12) tercatat 27 jemaah masih harus menjalani evaluasi medis lebih lanjut sebelum dinyatakan memenuhi syarat istithaah.

Sementara itu, data Kementerian Haji dan Umrah Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur (Jatim) mencatat, jumlah jemaah haji Kabupaten Sidoarjo yang berhak lunas pada musim haji tahun ini mencapai 3.052 orang.

Dari jumlah tersebut, 2.282 jemaah telah dinyatakan istithaah, dengan rincian 2.246 jemaah sudah melunasi Bipih, sedangkan 806 jemaah lainnya masih belum melakukan pelunasan.

Meski demikian, Imam menegaskan bahwa jemaah yang belum melunasi pada tahap pertama tidak perlu khawatir. Kemenag masih membuka kesempatan pada pelunasan tahap kedua.

“Bagi jemaah yang belum lunas tahap satu, masih ada kesempatan di pelunasan tahap dua, yakni mulai Jumat, 2 Januari sampai Jumat, 9 Januari 2026,” pungkasnya.

Kemenag Sidoarjo pun mengimbau seluruh calon jemaah haji untuk memanfaatkan masa pelunasan tahap kedua tersebut, sekaligus memastikan kondisi kesehatan dan persyaratan lainnya terpenuhi agar proses keberangkatan haji dapat berjalan lancar sesuai jadwal. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Pelunasan #Haji #biaya #bipih #jemaah