Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

2 Isu Ini Jadi Fokus Fraksi PDIP Sidoarjo dalam Pembahasan RPJPD 2025-2045

Annisa Firdausi • Minggu, 30 Juni 2024 | 21:02 WIB

DIBAHAS BERSAMA: Rapat paripurna pembahasan RPJPD 2025-2045 di gedung DPRD Sidoarjo. (IST)
DIBAHAS BERSAMA: Rapat paripurna pembahasan RPJPD 2025-2045 di gedung DPRD Sidoarjo. (IST)
 

SIDOARJO - Dalam rapat paripurna yang membahas rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, Fraksi PDIP melalui juru bicaranya Yudi Hariyantoro menyampaikan pandangan umum fraksi terkait isu pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo.

Yudi menyoroti tingginya angka pengangguran di Sidoarjo yang masih jauh di atas angka pengangguran nasional dan provinsi. Hal itu menjadi keprihatinan bagi Fraksi PDIP dan mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah serius dalam penanggulangannya.

"Kami meminta kepada pemerintah daerah untuk lebih serius dalam menanggulangi tingginya angka pengangguran di Sidoarjo," tegas Yudi.

Selain pengangguran, pihaknya juga menyoroti target penurunan angka kemiskinan yang masih lebih rendah dibandingkan target pemerintah provinsi. Menurut Yudi, target penurunan angka kemiskinan haruslah sejalan dengan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

"Kami meminta agar penurunan angka kemiskinan tersebut dibuat yang sesuai dengan pembangunan yang merata dan berkeadilan," ujar Yudi.

Lebih lanjut, Yudi mengungkapkan bahwa masih terdapat wilayah di Sidoarjo yang terisolasi, yaitu di daerah Pucukan dan sekitarnya. Hal ini menjadi hambatan bagi akses terhadap berbagai layanan publik dan perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

"Menurut pengamatan kami, masih saja ada wilayah di Sidoarjo yang masih terisolasi, yakni di daerah Pucukan dan sekitarnya," jelas Yudi.

Dia berharap agar RPJPD 2025-2045 dapat menjadi acuan yang tepat untuk mengatasi berbagai permasalahan di Sidoarjo. Termasuk pengangguran, kemiskinan, dan akses terhadap layanan publik di wilayah terpencil.

Rapat paripurna tersebut merupakan bagian dari proses penyusunan RPJPD 2025-2045. Rancangan awal RPJPD telah disampaikan oleh pemerintah daerah dan selanjutnya akan dibahas oleh fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Sidoarjo.

Pandangan dan saran dari fraksi-fraksi akan menjadi masukan penting dalam penyempurnaan rancangan RPJPD sebelum ditetapkan menjadi regulasi daerah.

RPJPD 2025-2045 diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pembangunan di Kabupaten Sidoarjo selama dua dekade mendatang. Dengan fokus pada penanggulangan pengangguran, kemiskinan, dan pemerataan pembangunan, diharapkan Sidoarjo dapat menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera. (nis)

Editor : Annisa Firdausi
#rpjpd 2025-2045 #angka pengangguran #DPRD Sidoarjo #angka kemiskinan #pandangan umum fraksi