Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fraksi PDIP: Data Bansos di Sidoarjo Tak Sesuai Kondisi Warga

D
Penulis: Diky Putra Sansiri❯
Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sidoarjo Prabata Ferdiansyah
Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sidoarjo Prabata Ferdiansyah

Advertisement

RADAR SIDOARJO - Data penerima bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi sorotan.

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sidoarjo menilai masih terdapat kesenjangan antara data desil yang tercatat dalam sistem dengan kondisi ekonomi warga di lapangan.

Advertisement

Persoalan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sidoarjo Prabata Ferdiansyah dalam rapat paripurna DPRD Sidoarjo. Fraksi PDIP meminta Pemkab Sidoarjo tidak hanya mengandalkan data dalam sistem, tetapi aktif melakukan verifikasi langsung terhadap kondisi masyarakat.

Prabata mengatakan, keresahan masyarakat muncul karena adanya perbedaan status desil dengan kondisi ekonomi riil warga. Kondisi itu berpotensi membuat penyaluran bansos tidak sesuai dengan kondisi penerima di lapangan.

Advertisement

"Fraksi kami sangat memahami keresahan masyarakat terkait adanya perbedaan antara status desil yang tercatat pada sistem dengan kondisi ekonomi riil yang ada di lapangan," ujarnya.

Fraksi PDIP memahami bahwa pemutakhiran data desil berada di tingkat pusat, yakni Kementerian Sosial dan BPS melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sedangkan pemerintah daerah memiliki peran sebagai verifikator sekaligus pengusul pembaruan data.

Karena itu, Pemkab Sidoarjo didorong mengambil langkah konkret dengan membuka posko pengaduan di setiap desa dan kelurahan. 

Posko tersebut diharapkan menjadi tempat masyarakat melaporkan apabila data kondisi ekonominya tidak sesuai dengan status yang tercatat.

Tak hanya menunggu laporan, Fraksi PDIP juga meminta Pemkab Sidoarjo menurunkan tim survei ke lapangan. Verifikasi secara langsung dinilai penting untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi ekonomi sebenarnya.

"Fraksi kami mendorong pemerintah daerah untuk dapat membuka posko pengaduan di tiap-tiap desa atau kelurahan dan menurunkan tim survei secara langsung untuk mencocokkan data dengan realita," tegas Prabata.

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo

Artikel Terkait

Raih Guru Besar di Malaysia, Pengasuh Ponpes Mukmin Sidoarjo KH M Zakki Kembangkan Ekosistem Ekonomi

Raih Guru Besar di Malaysia, Pengasuh Ponpes Mukmin Sidoarjo KH M Zakki Kembangkan Ekosistem Ekonomi

Pengasuh Pondok Pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo Prof. Dr. KH Muhammad Zakki, Drs., S.H., M.Si., C.Med., CICSS, memperkenalkan konsep pengembangan ekosistem ekonomi pesantren.

Lingkar Timur Sidoarjo Berkembang, Infrastruktur dan Industri Halal Jadi Motor Ekonomi

Lingkar Timur Sidoarjo Berkembang, Infrastruktur dan Industri Halal Jadi Motor Ekonomi

Kawasan Lingkar Timur, Kabupaten Sidoarjo, terus berkembang seiring percepatan pembangunan infrastruktur dan bertambahnya pusat aktivitas ekonomi.

Warga Binaan Rutan Medaeng Sidoarjo Produktif, Sehari Hasilkan 500 Donat

Warga Binaan Rutan Medaeng Sidoarjo Produktif, Sehari Hasilkan 500 Donat

Tembok penjara tak menghalangi warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya atau Rutan Medaeng, Waru, Sidoarjo, untuk berkarya dan menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer