Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Cuaca Ekstrem di Sidoarjo hingga Akhir Desember

D
Penulis: Diky Putra Sansiri❯

 

WASPADA: Hujan lebat mengguyur Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
WASPADA: Hujan lebat mengguyur Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Warga Jawa Timur (Jatim) diminta meningkatkan kewaspadaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda Sidoarjo kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Jatim hingga akhir Desember 2025.


Advertisement

Penguatan kondisi atmosfer seiring masuknya musim hujan diperkirakan memicu berbagai bencana hidrometeorologi, mulai dari hujan lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga angin kencang dan puting beliung.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan, intensitas hujan di Jatim mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir.

“Waspadai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur, termasuk Sidoarjo, yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi,” ujar Taufiq, Senin (22/12).

Advertisement

BMKG Juanda mencatat periode 21 Desember hingga 31 Desember 2025 menjadi masa kewaspadaan tinggi terhadap cuaca ekstrem. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, termasuk Sidoarjo.

Menurut Taufiq, saat ini seluruh wilayah Jawa Timur telah memasuki musim hujan, bahkan beberapa daerah sudah berada pada fase puncak musim hujan. Dalam 11 hari ke depan, potensi peningkatan cuaca ekstrem diprakirakan akan berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

Ia menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh aktifnya monsun Asia serta munculnya bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia selatan Jawa Barat. Meski tidak berdampak langsung, fenomena tersebut memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta peningkatan tinggi gelombang di perairan Jatim.

Advertisement

 “Selain itu, suhu muka laut di Selat Madura yang masih cukup hangat dan kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif, sehingga hujan berpotensi disertai petir dan angin kencang,” jelasnya.

 Berdasarkan analisis angin gradien pada ketinggian 3.000 feet tanggal 20 Desember 2025 pukul 07.00, angin dominan bertiup dari arah barat dengan pola konvergensi. Kecepatan angin di wilayah Jawa Timur tercatat meningkat hingga 27 knot.

 BMKG Juanda mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah bertopografi curam, perbukitan, dan daerah rawan bencana, agar lebih waspada terhadap dampak cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, hingga berkurangnya jarak pandang.

 “Kami mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba dalam beberapa hari ke depan,” tegasnya.

 BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG, termasuk citra radar WOFI. (dik/vga)

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo

Artikel Terkait

Sidoarjo Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Sidoarjo Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya risiko akibat perubahan cuaca.

BHS Minta BMKG Juanda Sidoarjo Perluas Informasi Cuaca untuk Petani hingga Nelayan

BHS Minta BMKG Juanda Sidoarjo Perluas Informasi Cuaca untuk Petani hingga Nelayan

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol., saat mengunjungi Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Sidoarjo, Senin (26/10).

Sesar Waru Berpotensi Picu Gempa Magnitudo 6,8, Sidoarjo Perkuat Mitigasi

Sesar Waru Berpotensi Picu Gempa Magnitudo 6,8, Sidoarjo Perkuat Mitigasi

Ancaman gempa bumi dari Sesar Waru tak boleh dipandang sebelah mata. Patahan aktif yang menjadi salah satu sumber gempa terdekat dengan wilayah Sidoarjo itu teridentifikasi berpotensi memicu gempa bumi hingga magnitudo 6

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer