Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terobosan Kuliner Makanan Khas Sidoarjo, Tawarkan Cita Rasa Baru

A
Penulis: Annisa Firdausi❯
KREATIVITAS: Yuliani menunjukkan produk hasil kreasinya yang berupa peyek kupang. (Ist)
KREATIVITAS: Yuliani menunjukkan produk hasil kreasinya yang berupa peyek kupang. (Ist)

Menu Makanan


Advertisement

Kupang lontong merupakan salah satu makanan khas yang populer di Kabupaten Sidoarjo. Namun, seorang perempuan bernama Yuliani dari Desa Kludan, Kecamatan Tanggulangin, menciptakan terobosan kuliner yang menarik perhatian banyak orang. Ia berhasil mengolah kupang menjadi toping peyek dan rengginang. Menyajikan cita rasa baru dari makanan tradisional tersebut.

Annisa Firdausi, Wartawan Radar Sidoarjo

Usaha kuliner unik Yuliani ini dimulai pada tahun 2017. Dia merasa terinspirasi untuk memberikan sentuhan baru pada makanan khas Sidoarjo, yang sebenarnya berbahan dasar kupang. “Makanan khas Sidoarjo sebenarnya adalah kupang, dan ini lah yang membuat saya ingin memberikan alternatif baru untuk menikmati kupang,” katanya.

Advertisement

Proses pembuatan peyek kupang menjadi salah satu kunci keberhasilan kuliner unik ini. Yuliani memastikan bahwa kupang benar-benar bersih dengan mencucinya secara teliti. Setelah itu, kupang disangrai untuk mengurangi kadar air dan bau amisnya.

Kupang yang sudah bersih dan disangrai kemudian dimasukkan dalam adonan. Penting untuk menjaga campuran air dalam adonan agar tepat, sehingga peyek kupang bisa memiliki tekstur yang kriuk.

Kualitas peyek kupang buatan Yuliani terbukti menggugah selera. Ketebalannya yang pas dan rasa kupang yang sangat terasa membuatnya menjadi makanan camilan yang unik dan menarik. Selain peyek, Yuliani juga menciptakan rengginang kupang, yang juga menjadi favorit banyak orang.

Advertisement

Salah satu pelanggan setia Yuliani, Aini Arifin, dari Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, menyatakan kesukaannya terhadap peyek kupang. “Rasanya khas dan sangat gurih. Tekstur empuknya pas, dan kupangnya benar-benar terasa. Ini benar-benar berbeda dengan peyek yang lain,” katanya.

Yuliani menjual peyek dan rengginang kupangnya dengan harga terjangkau. Hanya Rp 15 ribu per kemasan plastik untuk peyek, dan Rp 80 ribu per kemasan besek berisi 1 kg rengginang siap goreng. Untuk memasarkan produknya, Yuliani memanfaatkan media sosial dan telah memiliki banyak reseller yang membantu memperluas jangkauan pasarnya.

"Peminat peyek dan rengginang kupang terus meningkat, dan saya tengah mempersiapkan kemasan yang lebih menarik untuk menjangkau lebih banyak konsumen," tambah Yuliani bersemangat.

Terobosan kuliner Yuliani ini telah membawa cita rasa baru dan memberikan alternatif menarik bagi pecinta kuliner di Kabupaten Sidoarjo. Dengan kualitas yang gurih dan cita rasa khas kupang yang terasa, tak heran jika makanan unik ini semakin populer di kalangan warga setempat maupun para wisatawan yang berkunjung ke daerah ini. (*/vga)

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista

Artikel Terkait

Sehari 5 Ribu Lebih Porsi Cadong, Begini Dapur Sehat Lapas Porong Sidoarjo Layani 1.698 Napi

Sehari 5 Ribu Lebih Porsi Cadong, Begini Dapur Sehat Lapas Porong Sidoarjo Layani 1.698 Napi

Sebanyak 1.698 narapidana di Lapas Kelas I Surabaya, atau yang lebih dikenal sebagai Lapas Porong, Sidoarjo, bergantung pada Dapur Sehat untuk memenuhi kebutuhan makan setiap harinya. Tak hanya sekali, dapur tersebut har

Sudah Pungut Pajak 10 Persen tapi Tak Setor, BPPD Sidoarjo Tempel Stiker Gerai Minuman dan Makanan

Sudah Pungut Pajak 10 Persen tapi Tak Setor, BPPD Sidoarjo Tempel Stiker Gerai Minuman dan Makanan

Sudah memungut pajak 10 persen dari konsumen, tetapi belum menyetorkannya ke kas daerah. Kondisi tersebut membuat Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo mengambil langkah tegas dengan menempelkan stiker

Ren & Reina Akan Menemani Tamu Menikmati Japanese Street Food di Archipelago Hotels

Ren & Reina Akan Menemani Tamu Menikmati Japanese Street Food di Archipelago Hotels

Selama enam bulan ke depan, lebih dari 130 unit Archipelago Hotels di Indonesia, mulai dari brand Aston hingga Fave, menyajikan cita rasa street food Jepang yang dapat dinikmati oleh tamu hotel maupun masyarakat umum.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer