Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Porkab Sidoarjo Jadi Ladang Bakat, KONI Jatim Pastikan Talenta Grassroot Tak Terlewat

Diky Putra Sansiri • Rabu, 17 Juni 2026 | 16:30 WIB
BERBURU BAKAT: Porkab Sidoarjo 2026 menjadi ajang pencarian atlet potensial dari tingkat akar rumput.
BERBURU BAKAT: Porkab Sidoarjo 2026 menjadi ajang pencarian atlet potensial dari tingkat akar rumput.

RADAR SIDOARJO - Gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026 mendapat perhatian khusus dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. Dengan mempertandingkan 52 cabang olahraga (cabor), ajang tersebut dinilai menjadi wadah strategis untuk menjaring bibit atlet potensial sejak tingkat akar rumput (grassroot).

Wakil Ketua I KONI Jawa Timur Ali Affandi Mattali mengatakan, Porkab tidak hanya menjadi kompetisi olahraga tingkat kabupaten, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet secara berjenjang. Dari ajang tersebut, diharapkan muncul atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level provinsi, nasional, hingga internasional.

Baca Juga: 5.600 Atlet Berebut Prestasi di Porkab Sidoarjo, Jadi Kawah Seleksi Menuju Porprov Jatim

“Saya tahu sendiri potensi Sidoarjo yang memiliki 18 kecamatan. Tahun ini jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan meningkat menjadi 52 cabor,” ujar Ali Affandi, Rabu (17/6).

Pria yang akrab disapa Andi itu menegaskan, proses pencarian atlet harus dimulai dari tingkat paling bawah. Hal tersebut penting agar tidak ada talenta potensial yang luput dari pantauan.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Wajibkan ASN Jadi Anggota Koperasi Merah Putih

“Bagaimana kita bisa melakukan seleksi sejak tingkat grassroot. Jangan sampai ada talenta yang tertinggal. Ini menjadi lahan untuk menciptakan atlet unggul, mulai dari tingkat kabupaten, kemudian naik ke provinsi, nasional, hingga internasional,” jelasnya.

Menurut Andi, KONI Jatim akan terus berkoordinasi dengan KONI kabupaten/kota untuk memantau sekaligus membina atlet potensial. Proses seleksi juga akan dilakukan secara objektif dengan mengedepankan prestasi dan sistem meritokrasi.

Baca Juga: Tim Bola Voli Putra Kecamatan Sidoarjo Juara Porkab 2021

“Pak Nabil juga berpesan bahwa KONI Jawa Timur akan tetap objektif dalam memilih atlet berdasarkan prestasi dan sistem meritokrasi. Kami didukung sport science, fasilitas pendukung, serta tim seleksi yang mumpuni,” katanya.

Dengan sistem pembinaan tersebut, Andi optimistis atlet-atlet yang terpilih nantinya benar-benar merupakan talenta terbaik yang siap membawa nama Jawa Timur di berbagai ajang olahraga.

Baca Juga: Latihan Dua Pekan, Azekiya dan Anggun Juara Voli Pantai Porkab

“Kami menjamin atlet Jawa Timur yang terpilih adalah mereka yang memang layak tampil di level provinsi maupun nasional. Potensi grassroot harus terus ditinjau karena talenta besar tidak hanya lahir dari laboratorium, tetapi juga dari pembinaan di akar rumput yang kemudian dikembangkan melalui dukungan sport science,” ungkapnya.

Ia menambahkan, proses pembinaan yang konsisten akan menjadi kunci dalam mencetak atlet berprestasi. Talenta muda yang ditemukan melalui Porkab akan mendapatkan kesempatan untuk berkembang melalui program pembinaan lanjutan.

Di sisi lain, Ali Affandi mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Porkab Sidoarjo 2026. Menurutnya, ajang tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun prestasi olahraga daerah.

“KONI Jawa Timur sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan ini. Mohon doa dan dukungannya,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#koni #Porkab #talenta #Olahraga #Jatim