RADAR SIDOARJOI - Deltras FC Sidoarjo harus menelan kekalahan pahit usai takluk dalam laga lanjutan Championship 2025/2026 di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah. Gol cepat lawan pada menit awal disebut menjadi titik balik yang merusak rencana permainan tim berjuluk The Lobster tersebut.
Pelatih Deltras FC, Nurul Huda, mengakui timnya gagal menjalankan strategi setelah kebobolan di awal pertandingan. Kondisi itu membuat skema permainan yang telah disiapkan tidak berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Deltras Sidoarjo Kalah 0-2 Lawan Kendal Tornado FC
“Ya kita akui tadi game plan kita berantakan karena kita kecolongan menit awal. Akhirnya rencana-rencana berikutnya berubah, terus ada pemain cedera juga,” ujarnya.
Menurutnya, situasi tersebut menunjukkan pentingnya kesiapan tim sejak peluit awal dibunyikan. Deltras dinilai harus membayar mahal kesalahan sendiri yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Kendal Tornado FC.
Baca Juga: Main di Kandang Rasa Tandang, Deltras Sidoarjo Tetap Bidik Tiga Poin Lawan Kendal Tornado
“Ya itulah sepak bola dinamis. Kalau kita nggak siap mulai awal, akhirnya kita dihukum dengan kesalahan kita tadi dan Kendal Tornado FC memanfaatkan kelemahan kita,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan pemain, Januarius Meka, menyampaikan permohonan maaf atas hasil kurang memuaskan tersebut. Ia berjanji tim akan segera berbenah untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Baca Juga: Terusir dari GDS, Laga Kandang Deltras Sidoarjo Pindah Solo
“Di pertandingan hari ini kami pemain minta maaf atas kekalahan yang kami alami. Kami akan memperbaiki kekurangan dalam pertandingan-pertandingan ke depannya,” ucapnya.
Terkait lokasi pertandingan yang digelar di Solo, Nurul Huda menegaskan hal itu bukan alasan kekalahan timnya. Menurut dia, kedua tim sama-sama bermain di tempat netral.
Baca Juga: Jelang Akhir Musim, Pelatih Deltras Sidoarjo Minta Pemain Tampil Total
“Sebenarnya bukan faktor kita main di Solo, karena sama-sama di Solo. Jadi tidak ada alasan kita kalah karena main di Solo,” tegasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista