RADAR SIDOARJO - Kehadiran Yuki Takatoku di skuad Deltras FC Sidoarjo terbukti bukan sekadar pelengkap kuota pemain asing.
Gelandang energik asal Jepang ini sukses mencuri perhatian lewat performa impresifnya dalam dua laga awal, sekaligus menjawab keraguan publik terkait suksesor lini tengah The Lobster.
Pelatih Deltras FC Widodo Cahyono Putro (WCP) terang-terangan memberikan apresiasi tinggi terhadap adaptasi kilat pemain berusia 30 tahun tersebut. Menurut Widodo, ekspektasi tim pelatih terhadap Yuki sejauh ini terpenuhi dengan sangat baik.
"Yuki kan saya harapkan ya seperti kemarin lah mainnya gitu. Ternyata apa yang kita inginkan dari tim pelatih, bahwa kita ingin mempersolid di tengah, ternyata dengan adanya Yuki kita tambah solid," ujar Widodo.
Keputusan manajemen untuk memboyong Yuki setelah berpisah dengan Goktug Demiroglu dinilai sebagai langkah strategis yang tepat.
Legenda Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa karakter Yuki adalah kepingan puzzle yang selama ini dicari untuk memperkokoh transisi tim.
"Nah ini yang kita mau. Jadi pergantian dari Goktug Demiroglu, kita mengambil gelandang yang memang benar-benar kuat, ya terjadi di Yuki kemarin gitu," tambah pelatih berusia 55 tahun tersebut.
Meski performa Yuki baik, Widodo tidak ingin timnya bergantung pada satu sosok saja. Ia merasa tenang karena The Lobster memiliki kedalaman skuad yang mumpuni di lini belakang, memberikan banyak opsi taktis bagi tim pelatih untuk menghadapi ketatnya kompetisi.
"Kami di belakang yakin dan percaya dengan pemain-pemain kami. Ada M Idris, ada Wisal El Burji, ada Meshaal, bahkan Marsel juga bisa digeser ke sini. Banyak alternatif lah," pungkasnya.
Yuki Takatoku sendiri diikat kontrak selama satu musim dengan opsi perpanjangan, sebuah sinyal bahwa ia diproyeksikan menjadi pilar jangka panjang di bawah asuhan WCP. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo