SIDOARJO - Sejumlah Bakal Calon Bupati Sidoarjo (Bacabup) dari PKB telah menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Masing-masing bacabup juga mengaku percaya diri untuk mendapatkan rekom.
Misalnya, Bacabup Subandi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo sekaligus Plt Bupati Sidoarjo.
Subandi sangat yakin bisa mendapatkan rekom dari DPP PKB. Dia akan membuktikan bahwa dirinya layak mendapatkan rekom sebagai Calon Bupati Sidoarjo selanjutnya.
"Untuk rekom ya pasti 100 persen yakin, lihat aja habis ini kan ada penugasan, akan kami tunggu surat penugasan yang diberikan oleh DPP PKB," ujarnya, Kamis (20/6) usai paripurna di DPRD Sidoarjo.
Bagi Subandi, UKK yang dilakukan DPP PKB akan memperlihatkan kualitas daripada calon. Dimana para calon harus mampu menunjukkan kelebihannya.
"UKK yang diberikan oleh DPP PKB ini akan melihat, bisa mengetahui calon-calon yang mampu untuk mengelola permasalahan ke depan, pertama membesarkan partai dan kedua mampu mengelola Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo," jelasnya.
Menurutnya, DPP PKB sangat berhati-hati dalam memberikan rekom bagi Calon Bupati Sidoarjo selanjutnya. "Harus profesional dalam pengelolaan anggaran, itu saja sebenarnya," katanya.
Subandi mengaku akan melanjutkan program baik dari pemerintah. Seperti betonisasi akan dilanjutkan. Kemudian ia akan memetakan pembangunan kabupaten yang lebih berkemajuan.
Sebelumnya, Bacabup Achmad Amir Aslichin (Mas Iin) juga sangat yakin dirinya akan mendapatkan rekom dari DPP PKB usai menjalani UKK.
“Yakin secara teknis, karena faktor kesiapan dan mendasari pada sejarah perjuangan membesarkan partai dan pengalaman di pemerintahan selama ini,” tegasnya.
Mas Iin mengungkapkan, dia sudah ber-PKB sejak awal PKB berdiri dan mengurusi PKB sudah lebih dari dua decade. Serta dia juga belajar mengenai Pemkab Sidoarjo sudah lebih dari 20 tahun. Yakni, menjadi anggota DPRD Sidoarjo sebagai Ketua Fraksi PKB selama 2 periode.
“Dan hampir 5 tahun sebagai anggota DPRD provinsi Jatim,” ucap mantan Ketua DKW Garda Bangsa Jatim itu.
Selain itu, imbuhnya, potensi menang sangatlah besar karena mendasar pada hasil survei menjelang pilkada 2020 yang lalu dan suara yang terus berkembang akhir-akhir ini. (Sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista