Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Printer Terbatas, Pencetakan KIA Belum Maksimal

Nofilawati Anisa • Jumat, 30 Oktober 2020 | 03:11 WIB
Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Reddy Kusuma. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)
Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Reddy Kusuma. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)
SIDOARJO - Jumlah printer yang terbatas menyebabkan kuantitas cetak Kartu Identitas Anak (KIA) belum memenuhi target. Hingga saat ini baru mencapai 15.500 jiwa yang tercetak. Masih jauh dari jumlah anak di Kota Delta yang mencapai 400 ribu jiwa.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo Reddy Kusuma menjelaskan, jumlah printernya memang sangat terbatas. Dalam perubahan anggaran tahun 2020 ini, menambah 21 printer yang akan ditempatkan di 18 kecamatan, di kantor Dispendukcapil dan di Mal Pelayanan Publik.

“Karena juga melayani untuk jemput bola, dan saya berharap kalau proses cetaknya sudah sama dengan e-KTP, untuk capaiannya tentu saja akan lebih meningkat,” jelasnya.

Dalam kondisi sekarang ini, untuk mencetak KIA di kantor Dispendukcpil rata-rata per hari kisaran 150 buah kartu. Jadi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di KIA itu nantinya juga akan berfungsi saat membuat e-KTP.

“Oleh karena itu bagi anak-anak usia 17 tahun ke bawah saat berpergian cukup membawa KIA. Tidak perlu membawa berkas-berkas yang lain,” terang Reddy.

Sedangkan permintaan KIA di Sidoarjo, banyak dari wilayah perbatasan seperti di Kecamatan Tarik. Sebab, banyak warga yang memilih menyekolahkan anaknya ke kabupaten tetangga seperti Mojokerto. Dikarenakan di Mojokerto sudah mensyaratkan bagi siswa yang hendak bersekolah terlebih dahulu harus memiliki KIA. (rpp/vga) Editor : Nofilawati Anisa
#Kartu Identitas Anak #Dispendukcapil Sidoarjo #Reddy Kusuma